Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Tes Urin Narkoba, Dua PNS Pemkot Bengkulu Positif

Loading...

13077385_1106235472732626_1758186517_nBENGKULU – Kepala Humas Pemda Kota, Salahuddin Yahya,S.Ag, M.Si mengatakan berdasarkan laporan Badan Narkotika Nasional Kota Bengkulu. Tercatat 2 orang aparatur sipil wilayah kota positif terindikasi menggunakan narkoba. “2 orang bersangkutan ini berasal dari 1 orang eselon III kabid/kabag dan 1 orang lagi dari unsur camat/lurah,” ungkap Salahuddin di ruang kerjanya Jumat (22/4).

Salahuddin menerangkan tes urin tersebut menggunakan kode nomor. Sehingga untuk nama 2 orang yang terindikasi tersebut belum bisa diinformasikan. Dua orang tersebut akan diidentifikasi dan dipanggil ulang. Karna pemeriksaan ini menggunakan azas praduga tak bersalah. Sehingga hasil tes urin ini akan dikaji mendalam dan secara detail. Akan ada tes tahap kedua bagi bersangkutan dengan menggunakan alat kualitas tinggi dan dicek ke laboratorium. serta dilakukan wawancara. Untuk memastikan apakah yang bersangkutan positifnya dilakukan karna peyalahgunaan narkoba atau sebelum dilakukan tes urin bersangkutan telah mengkonsumsi obat.

“Jika tes ulang yang kedua dan wawancara hasilnya tetap sama terindikasi. Maka pemda kota akan melakukan tindakan. Tindakan itu bisa diserahkan ke kepala daerah, atau mungkin direhabilitasi. Sejauh yang bersangkutan bukanlah pengedar maka akan ada kebijakan yang lebih baik,”tegas Salahuddin. Lanjut dia, BNN telah melaporkan eselon 2 bersih dari narkoba termasuk walikota Helmi Hasan, wakil walikota Patriana Sosia Linda, sekda dan kepala dinas. Sementara itu masih ada beberapa orang yang belum melaksanakan tes urin tersebut.

“Ada 4 orang yang tidak bisa hadir hari ini untuk melakukan pengecekan. Yaitu pak Ali Arma izin, pak Erwan sedang pendidikan, pak Ibrahim persiapan masuk pensiun, dan pak Husni sedang dinas luar,” terang Salahuddin.

Diungkapkannya, empat orang tersebut akan dijadwalkan tes urin ulang. Tanpa pengeculian seluruh aparatur sipil selingkungan kota harus melakukan pemeriksaan. Untuk mengantisipasi secara dini jangan sampai ada aparat sipil Negara yang terindikasi atau terlibat penyalahgunaan narkoba.

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.