Konsep Unik Sejahterakan Petani, Masyarakat Ingin Rohidin Lanjutkan

Bengkulu- Konsep Rohidin-Rosjonsyah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dinilai berbeda dengan yang lain. Petani di Kabupaten Kepahiang menilai, perbedaan konsep itu menjadi daya tarik dan keyakinan masyarakat yang mayoritas bertani, untuk mendukung Cagub Bengkulu bernomor urut 2 di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Andi Aris petani yang juga mantan Kades Kabawetan mengungkapkan apresiasi kepada Gubernur Rohidin yang telah memberikan perhatian dengan membangun infrastruktur jalan di wilayahnya. Menurut Andi, infrastruktur sangat bermanfaat untuk mobilitas petani berikut distribusi hasil tani. Selain itu, konsep integrasi pariwisata dan pertanian ala Rohidin yang diterapkan di Kabupaten Kepahiang, mampu memberikan penambahan penghasilan bagi masyarakat.

“Konsepnya unik dan terbukti bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat yang mayoritas petani. Kita berharap pak Rohidin dan programnya bisa berlanjut, kita pilih nomor dua, tidak akan kemana-mana lagi. Apa lagi ke kandidat yang sudah terbukti korupsi,” tegas Andi Aris di Desa Barat Wetan Kepahiang, Sabtu (14 November 2020).

Menurut Aris, pengintegrasian pariwisata dengan pertanian, menjadikan sektor lain juga berkembang. Seperti UMKM, ekonomi kreatif, bahkan perhotelan dan transportasi. Dirinya berharap, pariwisata di kabupaten yang memiliki ikon kopi itu, bisa terus berkembang.

Dalam kesempatan berbeda, politisi Partai Demokrat Kabupaten Kepahiang Firdaus Jaelani mengatakan, selain integrasi konsep pariwisata dengan pertanian, Rohidin juga dinilai memiliki sebuah strategi pasar yang bakal memberikan efek kesejahteraan untuk petani lebih luas lagi. Artinya, bukan hanya untuk petani di Kepahiang saja namun untuk seluruh petani di Provinsi Bengkulu dan sekitarnya.

“Sentuhan untuk petani, konsepnya bagus. Jadi tak hanya di tingkat petani saja yang produktivitasnya digenjot. Artinya kualitas hasil tani dan jumlah, kuantitasnya terus ditingkatkan, tapi pasarnya juga digiring agar harga juga meningkat. Kita siap berkolaborasi, dan pilih nomor 2 agar petani kita makin sejahtera,” ucap Firdaus yang saat ini turut maju di Pilkada Kabupaten.

Selain alat mesin pertanian, sarana infrastruktur pendukung, petahana Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga menjamin ketersediaan pupuk, baik yang bersubsidi maupun tak bersubsidi. Warga Desa Bumi Sari Kepahiang, Sumino mengatakan, pupuk bagi petani seperti dia, masih terjadi kendala selain saluran irigasi. Dirinya berharap, jaminan ketersediaan pupuk bisa terwujud.

“Semoga pak Rohidin berlanjut. Jalan sudah sangat bagus, tapi petani seperti kami kadang sudah menggarap lahan, ternyata pupuknya susah. Jadi hasilnya kurang bagus. Mudah-mudahan kalau pak Rohidin berlanjut, pengepakan pupuk bisa di Bengkulu saja, biar bisa terus ada pupuknya,” demikian harap Sumino yang menyatakan bakal coblos nomor 2 untuk Pilgub Bengkulu 2020.

Usul Perhutanan Sosial Sempat Diprotes, Rohidin Ingin Lindungi Puluhan Ribu Keluarga Bengkulu

Petahana Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memaparkan program kerakyatan untuk periode 2021-2024 dalam kampanye dialogisnya di beberapa desa di Rejang Lebong. Selain 18 program kerakyatan, Rohidin juga menceritakan upayanya melindungi puluhan ribu keluarga petani yang menggarap lahan di kawasan hutan lindung.

“Lebih dari 34 ribu kepala keluarga yang bekerja di kawasan hutan di Provinsi Bengkulu. Bertahun-tahun kejar-kejaran dengan aparat penegak hukum. Saya sampaikan, jangan lagi ditangkap, tidak akan menyelesaikan masalah. Mereka tidak ada pilihan lain, bahkan ada yang membuka lahan di kawasan hutan itu, sudah berjual rumah di kampung halamannya,” cerita Rohidin saat di Rejang Lebong, Minggu (15 November 2020).

Atas kondisi itu, lanjut Rohidin, sebagai gubernur dirinya mendorong dan mengusulkan program perhutanan sosial. Tujuannya agar masyarakat bisa mengelola hutan sembari diberdayakan untuk melakukan konservasi hutan. Provinsi Bengkulu sendiri, wilayahnya tak kurang dari 40 persennya merupakan kawasan hutan.

Dirinya juga bercerita usulan perhutanan sosial di Bengkulu sempat menuai protes dari beberapa pihak. Kendati demikian, dirinya tak gentar lantaran tak ada sedikitpun niat ataupun modus untuk kepentingan pribadi. Namun, murni untuk melindungi warganya dan agar tetap terjaga ekosistem hutan di Bengkulu. 

“Sempat diprotes, tapi tidak apa-apa. Boleh di cek, apakah saya punya perusahaan tambang misalnya, atau mungkin saya punya kebun pribadi di kawasan ?, tidak ada. Jadi murni untuk melindungi warga, melindungi saudara-saudara kita. Sampai 2020 ini sudah 53 ribu hektar kini menjadi legal dikelola saudara-saudara kita dari ujung Kaur hingga Mukomuko,” ujar putra kelahiran Manna 9 Januari 1970 ini.

Persoalan seperti itu, imbuhnya, haruslah diselesaikan oleh gubernur. Seorang gubernur sejatinya tak hanya sekadar membelanjakan APBD maupun dana lain yang kemudian tak memberikan efek kemajuan ataupun kesejahteraan warganya.

“Kalau sekadar membelanjakan, semua orang bisa. Ada duitnya ada barangnya, belanja selesai. Tapi tidak seperti itu yang dilakukan pemimpin untuk kemajuan daerah,” tutup Rohidin, Cagub nomor urut 2 dalam Pilgub Bengkulu 2020.

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.