Gigit Tangan Pelaku, Dua Anak di Kaur Lepas dari Penculikan

Loading...

KAUR – Percobaan penculikan kembali terjadi di Wilayah Hukum Polres Kaur, tepatnya di wilayah hukum Polsek Maje, kali ini yang nyaris menjadi korban penculikan ialah warga Desa Parda Suka Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.

Destiana (30) yang merupakan Ibu dari salah satu korban mengatakan, saat itu anaknya bersama temannya hendak pergi ke sekolah untuk latihan Pramuka, kemudian saat itu si korban melihat ada Mobil Avanza warna Hitam sedang terparkir dekat sekolah.

“Saat itu anak saya bersama temannya sedang hendak berangkat ke sekolah, untuk latihan Pramuka, setiba di dekat sekolah ada mobil avanza warna hitam terparkir dekat sekolah, sesampai di dekat sekolah turun 2 orang Laki-laki dari mobil dan menghampiri anak saya, dengan membujuk memberikan uang 5 ribu dan permen, dan anak saya menolak tawarannya, pelaku pun memaksa untuk ikut mereka, korban pun melawat dengan cara menggigit tangan pelaku dan langsung melarikan diri,” jelas Destiana, Sabtu (18/1/2020).

Pelaku diduga berjumlah 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang menggunakan baju putih menggunakan masker, berdasarkan keterangan korban, di dalam mobil pelaku ada seorang anak yang saat itu meminta pertolongan.

Mendengar informasi ini, tim dari Polsek Maje menyambangi keluarga korban. Kapolres Kaur, AKBP Arief Hidayat, S.IK, melalui Kapolsek Maje, Ipda Cahya Tuhuteru, S.Trk, yang disampaikan oleh Aiptu Nur Wijayan, menerangkan bahwa ia bersama 3 anggota Polsek Maje lainnya menyambangi pihak korban percobaan penculikan.

“Kami tadi sudah menyambangi keluarga anak korban percobaan penculikan, kejadian ini telah terjadi terhadap 2 anak yang bersekolah di SD 117 Kaur, yang beralamat di Desa Parda Suka, kami menghimbau agar para orang tua dapat lebih memperhatikan anaknya yang bersekolah, terutama anak-anak yang masih duduk di Sekolah Dasar,” ujar salah Anggota Polsek Maje. (Ynd)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.