Buka Bimtek Penguatan PPID, Bupati Blitar : Kepala Desa Harus Bekerja Transparan

BLITAR – Sebanyak 220 orang terdiri dari kepala desa dan sekretaris desa serta 11 Camat beserta sekretaris kecamatan di Kabupaten Blitar mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tingkat Desa bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Selasa (03/03/2020).

Acara bimbingan teknis yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar tersebut berlangsung selama dua hari yakni 3 s.d 4 Maret 2020 dan peserta bimtek dibagi menjadi dua, dari 22 Kecamatan dan 220 desa.

Dalam kesempatan itu dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, Mujianto, narasumber dari Dinas Kominfo dan Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, Mujianto menyampaikan, maksud dan tujuan bimtek ini, khususnya kepada 167 kepala desa yang baru dilantik, tentunya yakni perlu ada percepatan pemahaman terkait Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik ini khususnya dan umumnya baik kecamatan maupun desa se-Kabupaten Blitar sehingga terjadi pemahaman yang sama.

“Ketika ada pelayan di desa yang bernama perangkat desa, nanti dibentuk sekretariat PPID ditingkat desa dan kecamatan sesuai dengan amanah UU, ini dalam rangka untuk transparansi penyelenggaraan pembangunan,” jelas Mujianto.

Disamping itu, lanjutnya, supaya ada pemahaman tugas-tugas yang harus diberikan pelayanan kepada pihak-pihak tertentu yang meminta informasi, dokumen-dokumen apa yang boleh dan tidak boleh diberikan.

Ditempat yang sama, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM mengatakan, dalam perkembangan jaman yang modern ini para pejabat harus terus menerus diberikan tambahan pengetahuan dan bimbingan-bimbingan agar mampu mengelola pemerintahan ditingkat desa.

“Jamannya sudah seperti ini, mereka harus bekerja transparan, tetapi harus tahu koridor-koridor mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan,” jelas Rijanto.

Diharapkan pula, setelah digelar bimtek tersebut mereka akan berkualitas dalam mengelola pemerintahan maupun dalam menjalankan pembangunan, serta dalam membina masyarakatnya. (Kmf/Adv)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.