Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494
nusantara terkini
Bermedia Bersama Rakyat

Konflik Dua Kubu Di Oxibil, 300 Warga Memilih Mengungsi Ke Koramil

NusantaraTerkini.Com, Papua – Setidaknya 300 warga Oxibil Pegunungan Bintang, Papua memilih mengungsih ke Koramil 1702-01/ Oxibil akibat konflik antar warga di wilayah tersebut.

Kerusuhan yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wit, Selasa (2/10) kemarin menimbulkan keresahan warga yang tak terlibat.

Aksi kerusuhan dan saling serang terjadi dengan menggunakan panah antara kelompok Yance Tapyor kelompok yang menolak Bupati Pegunungan Bintang Costan Otemka dengan kelompok Andy Balyo pendukung bupati.

Kapendam XVII/Cenderawasi Kolonel Inf Muhammad Aidi menjelaskan, anggota Koramil dipimpin oleh Danramil Kapten Inf Aprin dan Perwira Penghubung Pabung Kodam XVII/Cenderawasi Mayor Inf Ardiyansa berusaha melindungi dan melayani masyarakat yang lari ke Korami meminta perlindungan.

“Iya sekitar 300 orang mengungsi diantaranya sebagian besar wanita dan anak-anak ditampung di Koramil, menempati ruang kantor Koramil, Aula dan Musholla,” ujar Kapendam Aidi, Rabu (3/10) pagi.

Disampaikan sejak kemarin hingga hari ini para pengungsi makan dari logistik yang dikumpulkan oleh warga secara sukarela.

“Hingga saat ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah,” ujarnya lagi.

Saat ini yang menjadi kendala utama bagi pengungsi adalah MCK dan air bersih, serta kebutuhan Bayi. Koramil hanya dilengkapi beberapa toilet, sehingga pihaknya membangun MCK darurat.

Sebelumnya kerusuhan antara dua kubu pro dan kontra bupati Pegunungan Bintang terjadi di wilayah itu.

Walau sekitar pukul 13.30 Wit konflik meredah, namun pihak kepolisian merilis 2 anggota Polri alami luka berat akibat terkena panah begitu juga 5 warga lainnya.

Tak hanya itu, rumah pribadi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang Piter Kalakmabin juga dibakar masa, serta 5 unit rumah dan 5 unit kios hangus terbakar. (Fai/jpr)

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...