Puluhan Warga Desa Suka Datang Keracunan Usai Konsumsi Makanan di Posyandu

 

Rejang Lebong, Nusantaraterkini.com- Sebanyak 39 orang mengalami keracunan massal saat pelaksanaan posyandu yang dilakukan di desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong ( RL ) kemarin ( Rabu, 07/04/21).

Terkait adanya keracunan massal tersebut, Kapolres RL Polda Bengkulu AKBP Puji Prayitno, S.H., M.H., mengungkapkan, saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan guna zat yang terkandung dalam makanan guna mengungkap penyebab terjadinya keracunan massal yang terjadi saat posyandu yang digelar Puskesmas Tunas Harapan.

” kita masih mendalami zat yang terkandung dalam makanan tambahan sehingga keracunan massal dialami 45 orang saat posyandu.” Ungkap Kapolres RL.

Kapolres menjelaskan, keracunan massal yang dialami oleh 39 orang tersebut berawal saat acara Posyandu Puskesmas Tunas Harapan di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong yang dilaksanakan oleh bidan Desanya bernama Harwani Destia Riski beserta Para Kader Bidan desa yang selama ini dilakukan Secara Rutin Tiap Bulannya dengan sasaran khusus untuk Ibu Hamil Dan Balita, Batita dan lansia yang dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 7 April 2021 jam 09.00 wib.

Dalam Giat Posyandu ini ada makanan Tambahan berupa Bubur Kacang Hijau sekira jam 10.00 wib yang memang biasa diberikan setelah posyandu sebagai makanan tambahan yang dianggarkan dengan menggunakan dana ADD, Makanan Tambahan ini dibuat/sediakan oleh Ibu Kades bernama Rospa Denti selaku Ketua Kader bidan desa.

” setelah 4- 5 jam mengkonsumsi makanan tambahan para korban yang berjumlah 45 orang mengalami mual, muntah dan buang air besar.” Jelas Kapolres RL.

Dikatakan oleh Kapolres RL, saat ini 39 orang korban menjalani perawatan di rumah masing – masing sedangkan 5 orang lainnya masih dalam perawatan di Poskesdes desa Suka datang Kecamatan Curup Utara oleh tim medis Puskesmas Tunas Harapan.

” 5 orang korban masih dilakukan perawatan oleh tim medis.” Pungkas Kapolres.

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.