Terbit : 16 Agustus, 2019 - Jam : 19:42

Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu Persidangan ke II Tahun Sidang 2019

Loading...

Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu Pengumuman ke- 2 Masa Persidangan ke- II Tahun Sidang 2019, di ruang Rapat Paripurna, Jumat (16/08/2019).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Ihsan Fajri beragendakan mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke – 74 Republik Indonesia, pada sidang bersama DPR –DPD RI dan Penyampaian Pengantar Keterangan Pemerintah atas RAPBN TA 2020 beserta Nota Penjelasannya.

Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu Pengumuman ke- 2 Masa Persidangan ke- II Tahun Sidang 2019

Hadir dalam acara tersebut Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, SE. Msi, unsur Forkompinda Provinsi, Instansi Vertikal, para Rektor, Kepala OPD dan ASN dilingkup Pemprov Bengkulu.

Gubernur Bengkulu beserta unsur pimpinan DPRD Provinsi dan unsur Forkompinda bersama-sama mendengarkan Pengantar Keterangan Pemerintah atas RAPBN TA 2020 beserta Nota Penjelasannya yang disampikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Acara yang dilakukan secara ‘live’ dengan tekhnologi teleconference ini dimulai dengan pidato yang disampaikan oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Dilanjutkan dengan penyampaian Keterangan Pemerintah atas RAPBN TA 2020 beserta Nota Penjelasannya, yang disampiakan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu Pengumuman ke- 2 Masa Persidangan ke- II Tahun Sidang 2019

Presiden RI Joko Widodo memulai pidatonya dengan pemaparan capaian pemerintah pada kinerja pembangunan ekonomi sejak tahun 2015 – 2019. Presiden Joko Widodo juga menyampaikan Asumsi Makro Ekonomi Indonesia tahun 2020 yang disusun pemerintah.

Fokus RAPBN 2020 diarahkan pada lima hal utama, yaitu:
Pertama, penguatan kualitas SDM untuk mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, terampil, dan sejahtera.
Kedua, akselerasi pembangunan infrastruktur pendukung transformasi ekonomi.
Ketiga, penguatan program perlindungan sosial untuk menjawab tantangan demografi dan antisipasi aging population.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Keempat, penguatan kualitas desentralisasi fiskal untuk mendorong kemandirian daerah.
Kelima, antisipasi ketidakpastian global.

Pada penutup pidatonya, Presiden mengajak untuk menggerakan seluruh sumber daya ekonomi untuk mewujudkan kekuatan ekonomi Indonesia.

“Saya mengajak kita semua agar mulai hari ini, mulai saat ini, mulai detik ini, kita gerakkan seluruh sumber daya ekonomi Indonesia untuk mewujudkan lompatan-lompatan kemajuan,” tegas Presiden.

“Kita buktikan, bahwa Indonesia memang layak dan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Kita tunjukkan, bahwa ekonomi Indonesia dapat tumbuh sekaligus memberikan rasa keadilan. Kita wujudkan ekonomi Indonesia yang menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Presiden Jokowi mengakhiri pidatonya.

Menanggapi fokus pemerintah di tahun 2020, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik rencana pemerintah tersebut, karena hal itu sejalan dengan RPJMD Provinsi Bengkulu.

“Tentu kita menyambut baik dan sejalan sesungguhnya dengan RPJMD Provinsi Bengkulu. Bagaimana kita mulai meningkatkan daya saing Bengkulu terhadap provinsi-provinsi lain dikawasan sumatera. Kemudian kita meningkatkan SDM melalui pengembangan perguruan tinggi yang ad di Bengkulu,” tutur Gubernur Rohidin, usai Rapat Paripurna. Adv

Loading...
Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.