Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Pasca Dinyatakanya Seorang PNS Terpapar Covid-19, Pelayanan Dikantor Tersebut Tetap Berjalan

Loading...

EMPAT LAWANG – Pasca dinyatakanya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terpapar Corona Virus Desaise 2019 (Covid-19), terlihat pelayanan dikantor Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (Bkpsdm) tetap berjalan seperti biasanya.

Kepala BPBD sekaligus Ketua harian tim gugus percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto mengatakan, bahwa kalau untuk penyemprotan Disinfektan dikantor  itu sendiri, tergantung permintaan mereka. namun kalau masalah rafid tes itu beda instansinya.

“Ya, kalau untuk penyemprotan Disinfektan itu sendiri tergantung permintaan dari mereka. Namun kalau masalah rafid tes sendiri itu berbeda,” kata Winarto kepada Wartawan Nusantaraterkini.com melalui sambungan via telepon, Jum’at (17/7/2020).

Dijelaskanya, Nanti pihaknya akan melakukan penyemprotan massal,
Walaupun tidak ada permintaan dari mereka untuk melakukan penyemprotan Disinfektan. Maka pihaknya nantinya akan dilakukan penyemprotan juga dikantor tersebut.

“Insyaallah, besok (Sabtu,red) kita akan melakukan penyemprotan Disinfektan massal, walaupun tidak ada permintaan dari mereka. kita akan tetap melakukan penyemprotan Disinfektan dikantor tersebut,” jelasnya.

Sementara Juru bicara tim gugus tugas dr Arga Sena Setiawan mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan tracking kontak dan juga dilakukan swab. Kalau rafid test sendiri tidak lagi jagi standar karena akurasinya yang rendah.

“Kami Sudah melakukan tracing kontak, sudah dilakukan swab. Untuk rapid test tidak lagi jadi standar karna akurasi yang rendah. Yang bersangkutan sendiri dak masuk kantor lagi, semenjak terakhir kontak degan pasien positif,” ungkapnya.

Lanjutnya, Untuk hasil swab yang pernah kontak dengan yang bersangkutan sendiri, tinggal menunggu hasilnya.

“Berjumlah 10 orang yang pernah kontak dengan yang bersangkutan sudah di swab. Tinggal menunggu hasil swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (Bblk) Kota Palembang,” imbuhnya.(Ardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.