Terbit : 27 Agustus, 2019 - Jam : 21:35

Meringis Kesakitan, Dua Bandit Spesialis Curanmor di Masjid Kena Dorrr

Loading...

ASAHAN – Kedua tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) Muhammad Maza Arzula alias Maza (20) dan Rinaldi Nurmansyah (30), keduanya warga Pasar II, Desa Teluk Pule, Kecamatan Kualuh Ledong, Labuhan Batu Utara hanya bisa meringis kesakitan dihadapan Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu, Selasa (27/08).

Pasalnya, keduanya yang merupakan tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (Curnamor) spesialis di masjid, dihadiahi timah panas, masing-masing di kedua betis kakinya karena melawan petugas saat dilakukan pengembangan.

“Para pelaku kerap melakukan aksinya mencuri sepeda motor di halaman rumah ibadah,” kata AKBP Faisal F. Napitupulu, SIK MH. didampingi Waka Polres Kompol M. Taufik dan Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK. kepada awak media di Polres Asahan.

AKBP Faisal F. Napitupulu SIK MH, pun membeberkan kronologis kejadiannya, berdasarkan informasi yang diterima, kejadian pencurian sepeda motor terjadi Senin (26/08) subuh, di halaman Mesjid Taqwa Dusun III Desa Punggulan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan.

“Korban yang bernama Sulaiman (53) berangkat dari rumah dengan sepeda motor Supra X 125 dengan nomor polisi BK 4477 QJ, ke Mesjid Taqwa untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah,” ujarnya.

Pada saat itu tersangka Maza langsung melancarkan aksi nya mencuri sepeda motor milik korban.

“Dengan cara membobol sarang kunci sepeda motor dengan menggunakan kunci T. Namun naas aksinya diketahui oleh warga yang langsung mengamankan tersangka dan menyerahkannya kepada personil Polsek Air Joman yang sedang melakukan patroli,” ungkapnya.

Selanjutnya Petugas Polsek Air Joman dan Tim Jatanras Satreskrim Polres Asahan kemudian melakukan pengembangan dan meringkus seorang tersangka lain yang bernama Rinaldi.

“Namun pada saat melakukan penyelidikan di lokasi lain, tersangka Maza dan Rinaldi melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur, dengan cara melumpuhkan bagian kaki kedua tersangka dengan timah panas,” tegas AKBP Faisal di hadapan awak media.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka Zainal, yang berperan sebagai penadah barang curian.

“Para pelaku ini selalu melakukan aksinya mencuri sepeda motor di halaman rumah ibadah. Dari pengakuan para tersangka, mereka sudah beraksi mencuri sepeda motor sebanyak 15 kali di wilayah hukum Polres Asahan,” ungkap Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu SIK MH.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka yakni dua unit sepeda motor dan satu kunci letter T yang digunakan untuk merusak kunci kontak sepeda motor.

“Para pelaku ini selalu memanfaatkan kelengahan korbannya saat sedang sholat. Jadi mereka selalu mengincar masyarakat yang sedang beribadah. Ketiga nya diduga kawanan spesialis pencuri sepeda motor di rumah ibadah, dan kami masih melalukan pengejaran terhadap seorang tersangka lain yang identitas nya sudah diketahui,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres Asahan juga berpesan kepada masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor, agar segera membuat laporan kehilangan.

“Bagi warga Asahan yang pernah kehilangan sepeda motor, diharapkan agar segera membuat laporan polisi di Polsek ataupun di Polres Asahan, agar bisa segera di tindak lanjuti,” pungkasnya. (RD-A/ril)

Loading...
Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.