Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Puluhan Warga Dusun IV Lubuk Palas Diduga Keracunan Makanan

Loading...

ASAHAN – Puluhan warga Dusun IV, Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan pada Sabtu (07/12/2019) malam mengalami mual-mual dan sakit perut, sehingga harus mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Abdul Manan Simatupang, Kisaran sejak Sabtu malam, jumlah warga yang mendapat perawatan terus berdatangan.

Warga diduga mengalami keracunan makanan, setelah menghadiri dan mengkonsumsi hidangan yang disajikan di rumah salah seorang warga pada Jumat (06/12/2019) malam kemarin.

Menurut orang tua yang anaknya turut menjalani perawatan, Suminah (45) menyebutkan, anaknya Al Hafiz (5) sejak pagi mengalami sakit perut dan mual-mual. Khawatir dengan kondisi tersebut, ia pun membawa anaknya ke RSUD di Kisaran untuk mendapat penanganan medis.

“Anak saya dari tadi pagi merasa mual-mual dan perut terasa sakit, bahkan sampai muntah-muntah,” kata Suminah, di RSUD H Abdul Manan Simatupang, Sabtu.

Setelah dicari tahu, ternyata kondisi yang dialami Al Hafiz turut dirasakan puluhan warga Desa Lubuk Palas lainnya. Para korban rata-rata mengaku mengkonsumsi telur dan sayuran di saat hajatan berlangsung.

“Kami menghadiri hajatan, memakan sayuran dan telor di acara tersebut,” ungkapnya.

Terpisah, Asisten II Ekbang Pemkab Asahan, Jhon Hardi yang ditemui di RSUD HAMS, membenarkan saat ini ada belasan warga Dusun IV, Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut yang mendapat perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Diduga sejumlah warga tersebut mengalami keracunan makanan.

“Benar, ini ada kejadian puluhan warga di Desa Lubuk Palas diduga mengalami keracunan makanan setelah menghadiri acara hajatan salah satu warga mereka di sana, satu hari sebelumnya,” sebut Jhon.

Berdasarkan pengakuan para korban, umumnya mereka mengalami mual-mual sakit perut mengaku ada memakan telur dan sayuran yang disajikan tuan rumah.

“Rata-rata satu hari sebelumnya memakan sayur gori dan telur di acara  hajatan di sana,” ujarnya.

Sementara berdasarkan informasi yang diterima, ada 40 orang warga yang diduga mengalami keracunan. Ia memperkirakan ada sepuluh orang yang saat ini tengah mendapat perawatan di RSUD HAMS.

Selain itu, di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman saat ini juga terdapat sekitar 12 orang warga lainnya yang sedang mendapat perawatan. Korban terdiri dari orang tua serta anak di bawah umur.

Jhon mengaku tak tertutup kemungkinan jumlah pasien di RSUD HAMS Kisaran yang diduga akibat keracunan makanan bakal bertambahnya.

“Terkait kejadian ini Pemkab Asahan langsung melakukan langkah cepat  dengan membawa korban ke Rumah Sakit Abdul Manan Simatupang, dan juga sebagian ditangani di puskesmas  terdekat sebagai wujud keperdulian Pemkab Asahan terhadap warga Asahan,” ucapnya.

Sementara, atas bermunculan banyak korban, petugas Polsek Air Joman bersama Dinas Kesehatan telah berada di lokasi rumah warga yang menyelenggarakan hajatan untuk mengambil sampel makanan.

“Dinas Kesehatan sudah turut bersama Polsek Air Joman ke rumah warga yang menggelar hajatan. Saya saat ini ditugaskan terus untuk memantau kondisi korban yang masih jalani perawatan,” pungkasnya. (RD-A)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.