Terbit : 18 Februari, 2019 - Jam : 10:00

Medio 2019, Bank Bengkulu Targetkan Lunasi Amortisasi

Loading...

Bengkulu, NusantaraTerkini.Com –  Pasca pemberitaan tentang amortisasi (selisih bunga yang harus dibayar oleh nasabah karena melakukan pelunasan atau top up, akhirnya Babe (Bank Bengkulu) memberikan keterangan resmi untuk mengembalikan sejumlah uang yang pernah dibebankan kepada nasabah. Senin (18/02/2019).

“Bank Bengkulu berkomitmen mengikuti himbauan dari OJK dalam tempo yang lebih singkat, meski OJK memberikan tempo 2 tahun, tapi Bank Bengkulu akan melunasi seluruh kewajibannya pada semester Pertama 2019,” ungkap Direktur Utama Bank Bengkulu Agussalim.

Untuk diketahui pada tahun 2014 – 2015 Bank Bengkulu merubah sistem perhitungan bunga pinjaman kepada nasabab kredit, yaitu dari perhitungan bunga secara efektif menjadi flat, sebagai upaya Memperingan tangungan bagi para debitur. Masalah timbul ketika nasabah melunasi hutang sebelum jatuh tempo pelunasan atau melakukan Top up, disebabkan adanya selisih bunga yang membuat proyeksi pendapatan Bank Bengkulu terkoreksi atau tidak sesuai rencana.  Untuk mengantisipasi hal tersebut Babe menerapkan amortisasi untuk menutup  kerugian. Hal ini sebenarnya lumrah saja dilakukan oleh Bank manapun, namun yang menjadi masalah di Bank Bengkulu, penerapan Amortisasi ini, tidak tertuang pada perjanjian kredit setiap nasabah, sehingga OJK mengkoreksi praktik tersebut.

Bank Bengkulu telah mengembalikan uang senilai 254 Juta rupiah kepada nasabah, sejak OJK memutuskan agar Babe mengembalikan biaya amortisasi tersebut, November 2018.

Kepala Otoritas Jasa Keuanggan Provinsi Bengkulu, Yusri mengkonfirmasi, Babe telah melunasi kewajibannya kepada 30 orang nasabah dengan nilai 254 juta rupiah.

“Iya pada waktu itu kita meminta Bank Bengkulu menyelesaikannya (amortisasi) terhadap 30 orang nasabah, sebab mereka sudah melapor ke OJK,” terang Kepala OJK Provinsi Bengkulu.

Pria Asal Aceh ini juga menghimbau Bank Bengkulu menyelesaikan hal ini, sesuai dengan ketentuan batasan waktu.

Sebagai informasi Jenis Kredit yang terdampak Amortisasi adalah Kredit Multi Guna dan konsumtif lainnya, sedang kredit usaha tidak terkena.

Bank Bengkulu hingga saat ini masih melakukan reverifikasi dan pendataan bagi nasabah Kredit Multiguna dan Kredit konsumtif kepada ASN.

Setelah itu Babe akan menghubungi para nasabah melalui petugas kredit masing-masing cabang dan cabang pembantu.

Manajemen Babe, berkerja keras melakukan pendataan untuk memastikan semua nasabah mendapatkan pelayanan optimal terkait amortisasi.(red)

 

Loading...
Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.