Krisna Prambudi : Muka Ular Ini Eksotis Melebihi Kecantikan Wanita

NusantaraTerkini.Com, Bengkulu – Masyarakat Indonesia khususnya Rejang Lebong hingga saat ini masih dominan memelihara binatang-binatang peliharaan berjenis satwa seperti burung. Sebagian besar lainnya juga memelihara jenis mamalia. Anjing, kucing dan binatang lucu dan menggemaskan, umumnya menjadi pilihan menarik banyak keluarga dijadikan teman bermain.

Namun bagaimana jika binatang melata seperti reptil berjenis ular dan kadal menjadi binatang peliharaan di rumah?

Hal itu pula yang dialami seorang pecinta reptil asal Rejang Lebong yang bernama Krisna Prambudi.

Disambangi Nusantara Terkini di rumahnya di Gg. Musholla Bhahitul Hudha, Air Bang, Curup Tengah, ia mengaku berbeda dengan jenis binatang lainnya sebab ular memiliki eksotisme yang erotis.

“Pada awalnya saya memelihara iguana dan soa-soa layar, pada saat itu juga saya suka melihat ular dan berusaha menabung untuk membeli ular karna harganya yang lumayan relatif mahal. Setelah terkumpul dan akhirnya saya kembali menekuni hobi memelihara binatang tapi jenis reptil. Mukanya eksotis melebihi kecantikan wanita membuat saya tergila-gila terhadap binatang ini,” ujarnya, Sabtu (03/02/18).

Ia mengaku, selain eksotisme memelihara ular atau binatang reptil tidak membuang waktu yang lama dijelaskan Krisna dan pemberian makan bisa dilakukan satu minggu sekali dengan pakan daging ayam atau tikus. Untuk pembersihan kandang sendiri, biasanya dilakukan tiga hari sekali yang berbeda jauh dengan binatang peliharaan lainnya pembersihannya harus setiap hari.

Pria yang bekerja sebagai Guru Bela Diri dan Atlit Bela Diri ini menjelaskan, ular dibandingkan jenis peliharaan lain cukup nyentrik. Ekspresi wajah yang monoton, membuat ular mempunyai sifat misteri yang membuat sang pemelihara ingin terus dan terus memiliki ular jenis lainnya.

“Ular tidak mempunyai kelopak mata dan beberapa tulang di wajah tidak berfungsi sehingga mukanya begitu saja. Tapi yang jelas, bagaimanapun ular jinaknya sama kita tetap saja harus waspada. Ular itu ibarat dua mata pisau dan kita yang menentukan sang ular mau dibuat seperti apa. Apakah jinak atau mau dibuat jenis fighter,” ujarnya.

Selain itu beberapa orang pernah datang ke sini untuk menantang Adrenalin dan Penyembuhan Phobia terhadap jenis binatang Melata ini.

Ada beberapa tips yang dibagikan oleh krisna untuk menangkap ular, yaitu dengan cara memegang kepalanya, bila tidak berani bisa menggunakan kain atau alat penutup tangan. Bila di ekor, maka ularnya akan membalikan badan dan kembali menyerang si penangkap.(Putri)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You cannot copy content of this page