Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Yuyun Punya Saudara Kembar Bernama Yayan

Loading...

Rekonstruksi-Pemerkosaan-Yuyun-300x180BENGKULU – Ternyata almarhum Yuyun mempunyai saudara kembar bernama Yayan. Terhitung sejak terjadi bencana yang menimpah saudari kembarnya yang diperkosa lalu dibunuh 14 orang, ditemukan meninggal dalam keadaan mengenaskan dan mengalami luka-luka parah di tengah kebun karet. Yayan terlihat sangat terpukul, terlihat murung dan yang paling menyedihkan lagi, Yayan tidak berani pergi ke sekolah, karena traumatik.

unnamed (5)

Tersebar isuh, ada pihak tertentu tidak terima bila para pelaku dihukum berat. Hal ini membuat Yayan takut untuk beraktivitas. Kekuatiran ini disampaikan oleh Jubir Forum Pemuda Curup Peduli Yuyun, Hendra.

“Hasil survey dan temuan kami di sekitar desa Yuyun, berkembang isuh di masyarakat ada upaya intimidasi terhadap keluarga almarhuma Yuyun, sehingga saudara kembarnya Yayan, merasa takut, terang Hendra ketika dihubungi NusantaraTerkini.com

“Kami ingin pemerintah berperan aktiv sampai tuntas, memberikan perlindungan terhadap keluarga korban, memang untuk saat ini, kasus Yuyun sedang booming dan menjadi perhatian nasional, namun nanti bagaimana, what next, imbuh Hendra.

images (24)

Bantuan terhadap keluarga korban hendaknya bukan sekedar seremoni dan musiman karena lata saja tetapi tidak menyelesaikan masalah. “Keluarga korban harus mendapatkan perlindungan keamanan sebab kultur warga disana adalah berwatak keras, bukan tidak mungkin ada upaya kekerasan terhadap keluarga almarhuma Yuyun orang tua, harus mendapatkan pendampingan pisikologis dari para ahli, bayangkan tekanan mental dan bathin yang dialami keluarga almarhuma Yuyun”. Tutup Hendra

Hendaknya Derita almarhum Yuyun, korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh 14 orang di kabupaten Rejang Lebong, provinsi Bengkulu, berhenti cukup sampai di sini, jangan ada Yuyun, Yuyun lain di Bengkulu dan Indonesia. (NU001)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.