Yodi Setiawan: Kita Tidak Tahu Ada Dana Antisipasi Pemungutan Suara Ulang

Nusantaraterkini.com, Sekadau – Menyeruaknya berita tentang Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang diungkapkan Pj Sekda Kabupaten Sekadau, melalui pernyataannya di media massa beberapa hari lalu mendapat tanggapan dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Sekadau.

Dalam pernyataannya dimuat di media Pj Sekda Frans Zeno menyatakan anggaran BTT tersebut merupakan antisipasi untuk hibah kepada penyelenggara pemilu jika terjadi pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sekadau. Sumber BTT sendiri menurutnya dari  APBD Kabupaten Sekadau tahun 2021.

Terkait hal ini, Ketua Badan Anggaran DPRD Sekadau Yodi Setiawan merasa heran dan mengakui tidak mengetahui adanya BTT.

“Kita tidak tahu soal adanya BTT dana antisipasi untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU),” ujarnya, pada Selasa (16/2/2021).

Yodi mengaku, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) tidak mengagendakan pembahasan dana BTT bersama legislatif.

Ia pun menganggap TAPD tidak transparan kepada badan anggaran DPRD Sekadau, juga kepada publik.

“Kami anggap anggaran tersebut ilegal,” kata Yodi.

Lagipula tambah dia, tidak ada jaminan bahwa akan dilaksanakan PSU di Kabupaten Sekadau. 

Pada kesempatan tersebut politisi Gerindra ini sangat  menyayangkan statement Pj Sekda , seolah-olah menggiring opini bahwa akan ada pemungutan suara ulang pilkada bupati/wakil di Sekadau. (jr)

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.