Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Warga Petahunan Banyumas Abadikan Hasil Perjuangan TMMD Reguler Banyumas

Loading...

Banyumas – Sejumlah warga masyarakat Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tak ingin menyia-nyiakan sisa waktu keberadaan para anggota TNI yang telah berjasa membangun jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, bersama mereka.

Pasalnya, anggota TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, akan segera mengakhiri tugas pembangunan akhir bulan ini (29/7), saat TMMD Reguler resmi ditutup dan mereka akan kembali ke kesatuan dan keluarganya masing-masing.

Setelah menyelesaikan tugas berat di medan berat untuk menyelesaikan Jalan Usaha Tani (JUT) dan jalan pariwisata menuju Curug Nangga selama 26 pengecoran terang hari dan 23 malam/lembur, kini saat mereka mengabadikan hasil pekerjaan tersebut.

Tampak Kadus II Petahunan, Bambang Sumono (39), bersama Serka Joko Arif Nugroho, berfoto di mulut jalan beton yang berada di Dukuh Semingkir, Petahunan. Sabtu (25/7/2020).

Bambang Sumono mengemukakan, jalan TMMD itu adalah pengorbanan dari sejumlah warga Petahunan khususnya, dan perjuangan dari seluruh warga Petahunan umumnya.

“Sebagian warga menghibahkan sebagian tanahnya terpangkas untuk pelebaran jalan. Namun seluruh warga juga melakukan segala upaya untuk membantu proses pembangunan, baik ikut kerja bakti siang ataupun lembur malam, membawa makanan dan minuman, serta meminjamkan peralatan kerja,” ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan segelintir warga Dukuh Semingkir RT. 05 RW. 03, penghibah tanah yaitu Mbah Sahid (82) petani (20 x 3 meter), kemudian putrinya yaitu Rukhyati (47) seluas 2 are atau 200 meter persegi, Ribut (56) sepanjang 25 x 3 meter, dan juga Rasmi (50), secuil tanah yang berukuran panjang 10 meter dengan lebar 10-50 centimeter untuk pembuatan talud. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.