Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Warga Gelandang Spesialis Pencuri Jeruk  ke Mapolsek Jombang

Loading...

Jombang, Jawa Timur – Seorang spesialis pencuri jeruk  digelandang warga ke Mapolsek Jombang, karena tertangkap basah tengah melakukan aksinya di perkebunan  milik warga di Dusun Pondok Jeruk Timur Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.

Pelaku yang diketahui bernama Sholeh (38) warga Dusun Banjarejo timur, Desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru  Kabupaten Jember, ternyata beraksi tidak sendirian. Ia bersama 1 orang temannya bernama Rudi, namun saat warga mengepung keduanya, Rudi berhasil kabur dan lolos dari kepungan warga. 

Kapolsek Jombang Iptu M.Lutfi menuturkan, pada hari Selasa kemarin sekira pukul 17.10 WIB, unit  Reskrim Polsek Jombang mendapat penyerahan dari warga 1 orang pelaku pencurian buah jeruk. 

“Informasinya pelaku sering melakukan pencurian buah jeruk pada petani, sehingga warga memonitor kedua pelaku yang melakukan perbuatan tersebut dan berhasil menangkap salah satu pelaku atas nama Sholeh,” kata Lutfi di Mapolsek pada Kamis (21/5). 

Lutfi mengungkapkan, awalnya pelaku bersama satu orang temannya bernama Rudi mencuri buah jeruk.Mereka masuk kedalam perkebunan buah jeruk dengan cara merusak pagar kebun. 

Selanjutnya, kata Lutfi, Kedua pelaku ini,  mengambil buah jeruk yang ada di pohonnya dengan memetik buah jeruk tersebut.Setelah terkumpul, buah jeruk hasil curian dimasukan ke dalam dua sak dan kemudian kedua pelaku keluar dari kebun jeruk dengan membawa hasil curiannya. 

“Saat itu kejadian tersebut diketahui warga, sehingga pelaku berhasil diamankan oleh warga yang kemudian diserahkan ke pihak Polsek Jombang sedangkan satu orang lainya berhasil kabur,” terangnya. 

Guna pengusutan lebih lanjut, kini pelaku diamankan di Mapolsek Jombang, berikut barang bukti yang disita antara lain, 2 sak yang berisikan buah jeruk dan 1 buah arit. (tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.