Walikota dan Sekda ‘Kompak’ Tak Hadiri Paripurna

NusantaraTerkini.Com, Bengkulu – Ketua DPRD Kota Bengkulu Erna Sari Dewi secara gamblang mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah kota usai memimpin Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD Tahun 2015 dengan agenda mendengarkan jawaban Walikota Helmi Hasan. Sebab Walikota dan Sekda Kota Marjon yang diikuti hampir 50 persen kepala SKPD seperti kompak tidak menghadiri paripurna.

Terlebih lagi pada sosok Sekda sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang menurut Ketua Dewan Kota bisa dikatakan tidak pernah menghadiri paripurna. Saking ketusnya, Erna memberikan peringatan agar Sekda pada pembahasan dan paripurna selanjutnya harus hadir. Jika juga tidak hadir maka Badan Anggaran (Banggar) tidak akan melanjutkan pembahasan. “Itu Sekda, sering bahkan bisa dikatakan tidak pernah menghadiri paripurna,” ketus Erna.

Apalagi pada penyampaian laporan jawaban walikota terhadap pandangan umum fraksi-fraksi hampir sekitar 50 persen unsur SKPD tidak hadir dalam sidang paripurna tersebut. “Seharusnya seluruh SKPD harus dihadirkan terlebih dahulu untuk dapat mendengarkan laporan jawaban dalam sidang paripurna ini. Artinya bisa kita pertanyakan, ini efek kerjanya seperti apa?,” tukasnya. [DS]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.