Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Sambut Baik Insfirasi HMI

TANGERANG KOTA, NUSANTARA TERKINI. Com – Wakil Ketua I DPRD H. Turidi Susanto bersama Kepala Dinas Perhubungan ( Kadishub) Kota Tangerang Wahyudi Iskandar temui Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) yang sedang melakukan aksi demo terkait Angkot Si Benteng Selasa (8/12)

“Angkutan Si – Benteng yang dibanggakan oleh Pemkot Tangerang dimana diperuntukkan memudahkan masyarakat untuk bepergian dan mengurangi kemacetan khusus di Kota Tangerang.

Hal pertama yang dusampaikan Wakil ketua DPRD kepada Mahasiswa, Aksi yang dilakukan teman-teman dari HMI ini merupakan fungsi kontrol dari mahasiswa dan kita memerlukan kontrol sosial dari mahasiswa atas kebijakan pemerintah daerah soal Angkot Si Benteng dimasa pandemi terbilang mangkrak sampai hari ini,”ucap Turidi.

Dihadapan mahasiswa Beliau juga menyampaikan, Kita pahami bersama bahwa pemerintah daerah tidak boleh menjalankan fungsi operator secara langsung,”menurut nya, Harus membentuk BUMD yang bertugas mengelolanya, baru tahun ini digodok dan direncanakan PT. TNG, selaku operatornya.”mekanisme resmi harus dilalui dan secepat nya akan kita selesaikan,”ujar Turidi.

Sementara Rafli, Koordinator lapangan HMI mengatakan, Aksi ini menuntut agar Pemkot,Tangerang segera mengevaluasi kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang dan mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus mangkraknya angkot Si Benteng yang di duga adanya tindak pidana korupsi.

Menurutnya, dalam proses anggaran data dari LPSE Kota Tangerang nilai kontrak pengadaan sebesar Rp. 15.180.000.000. Pada tahun 2019 yang dilakukan Dishub Kota Tangerang dengan pemenang lelang PT Restu Mahkota Karya (PMK). Dalam pagu anggaran yang disediakan sebesar Rp. 15.200.000.000,- sangat tipis dengan harga penawaran yang kemudian menjadi nilai kontrak yaitu Rp. 15.180.000.000,-. “Ya, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan akan beroperasi,” ujar Rafli.

Menanggapi aksi HMI itu, Wahyudi Kepala Dinas Perhubungan menjelaskan, rekan-rekan majasiswa mungkin belum mendapatkan penjelasan secara utuh tahapan pengoperasionalan angkutan masal, dimana kita tinggal memparipurnakan Perda yang sudah kita pansuskan setelah itu kita baru bisa berjalan ke proses dan lainnya.

“Mulai dari penguningan ( ganti plat kuning ), tender dan lain-lain. “Saya pastikan di akhir tahun 2020 bisa berjalan, Angkot Si Benteng termasuk koridor 4 (empat),”ungkap Wahyudi.

Wakil Ketua I DPRD Turidi menambahkan, Sebenarnya DPRD Kota Tangerang sudah di Pansuskan namun memang belum di Paripurnakan karena kita harus menunggu Fasilitasi dari Provinsi.

“Alhamdulillah fasilitasi dari provinsi Banten sudah ada dan akan di Paripurnakan Kamis ini dan sudah kita Pansuskan selama 15 hari, rencana hari Kamis kami Paripurnakan. Kita berharap prosesnya bisa dilakukan pelelangan dan lain-lain,” jelas Wakil Ketua DPRD dari partai Gerindra itu di depan Pintu Gerbang Pemkot Tangerang (Man)

Rekomendasi
Loading...

Ruangan komen telah ditutup.