Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Apresiasi Pembentukan Dinas Baru untuk Maksimalkan Pajak

NUSANTARATERKINI.COM, BLITAR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar Agus Zunaidi mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Blitar dengan membentuk perangkat daerah yakni Dinas Pendapatan Daerah guna memaksimalkan PAD dari sektor pajak.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi saat menghadiri acara Pengundian PBB-P2 dan Pemberian Tax Reward Kota Blitar 2023 yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Kota Blitar, Rabu (22/11/2023).

Menurutnya, dinas baru itu dapat mendongkrak pemasukan pajak daerah, mengingat saat ini tugas pemungutan pajak di Kota Blitar masih melekat di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Saat ini BPKAD memiliki 6 bidang kerja termasuk didalamnya bidang perpajakan, dengan keberadaan dinas baru nanti yang khusus menangani perpajakan, harapannya nanti bisa maksimal karena lebih kosentrasi pada pemungutan pajak,” ungkap Agus Zunaidi.

Diungkapkannya, ada beberapa jenis pajak daerah Kota Blitar yang dinilai belum optimal, salah satunya adalah pajak reklame, seperti baliho spanduk. Dengan adanya dinas baru yang fokus ke perpajakan arahnya bisa memaksimalkan pajak reklame.

Ia pun berharap, dengan Dinas baru dapat menciptakan inovasi yang mendorong masyarakat berinisiatif membayar pajak tanpa disuruh. nanti pembayaran dipermudah, namun jika ada yang bandel tidak bayar pajak, harusnya ada petugas mendatangi rumah memberi peringatan.

“Kalau ada yang tetap bandel, nanti bisa ditertibkan oleh Satpol PP, hal seperti itu bisa dilakukan bila ada dinas khusus yang fokus ke pajak,” imbuhnya.

Sementara Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Saptono Johannes mengatakan, BPKAD saat ini memiliki enam bidang kerja. Dengan rencana pembentukan dinas baru, tiga bidang di dalamnya yang akan dipisah untuk dijadikan dinas baru adalah bidang pendaftaran dan pendataan pajak, bidang penarikan pajak, dan bidang pelaporan pajak.

“Jadi dinas baru khusus pajak nanti akan membawahi tiga bidang, yaitu bidang pendaftaran dan pendataan, bidang penarikan, dan bidang pelaporan. Jadi nanti dinas baru akan lebih fokus menangani pajak, sebab selama ini tiga bidang tersebut menjadi satu dengan BPKAD,” jelasnya. (Rid/Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.