Wacana Pilkada 2024 Di Butur Mulai Dihembuskan

Buton Utara, Sultra- Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 telah usai namun di Media Sosial(Medsos) masih menyisakan residu tentang Pilkada. Saling sindir menyindir masih terjadi pada sesama warganet tak terkecuali di Buton Utara(Butur). Bahkan wacana Pilkada 2024 juga telah diutarakan.

Hal itu mendapat tanggapan dari Ketua KIPP (Komisi Independen Pemantau Pemilu) Butur, Layosibana Akhirun ketika dihubungi via WhatsApp mengenai wacana Pilkada 2024 yang hangat digulirkan warganet menanggapi santai hal tersebut.

“Sah-sah saja kalau beberapa kalangan mulai menghembuskan pilkada 2024 karena di UU Pemilu memang menyiratkan adanya Pemilu serentak pada Tahun 2024 namun itu belum final karena wacana itu masih opsional atau masih terbuka kemungkinan akan bergeser lagi, entah ke tahun 2026 atau tahun 2027. Kita lihat saja perkembangan terakhir di pembahasan di DPR malah opsi untuk tahun 2024 paling kecil kemungkinan dengan beberapa pertimbangan-pertimbangan,”ucapnya.

Layosibana Akhirun pun melihat ada hal yang menarik bukan pada soal perdebatan substansial tentang tahun mana opsi paling besar kemungkinanya namun pada energi masyarakat Buton Utara yang menginginkan secepatnya Pilkada lagi.

“Seperti energi untuk bertarungnya cepat ter-charge mungkin ingin revans atau membalas kekalahanya lagi,”ujarnya.

Dirinya mengatakan, secara kualitas dan kuantitas partisipasi pemilih pada pilkada tahun 2020 kali ini merupakan suatu pencapaian tertinggi dengan mencapai angka kurang lebih 92%.

“Kita patut memberikan apresiasi sebesar-sebesarnya pada penyelenggara KPU dan Bawaslu Butur beserta jajaran struktur kebawahnya yang sudah bekerja keras,”ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris KIPP Butur, Hendri Lipu menghimbau kepada Masyarakat agar menjaga keharmonisan dan kondusifitas pasca pilkada di Buton Utara.

“Mari kita menjaga keharmonisan sosial kita dengan mengurangi atau meniadakan ejekan, hinaan atau bullyan pada pihak lain sebagai imbas hasil pilkada 2020 kemarin,”imbuhnya.

(YP)

Rekomendasi
Loading...

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.