Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Virus Gemar Membaca Masih Ditularkan Selama Bertugas di Lokasi TMMD Reguler Brebes

Loading...

Brebes – Selama masih bertugas membangun infrastruktur dan merehab rumah tidak layak huni melalui program TMMD Reguler 109 Brebes, di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sertu Lantoro dan Serda Sarwadi, anggota tim teknisi bangunan dari Kodim 0713 Brebes, terus menebar virus gemar membaca kepada masyarakat setempat.

Tampak keduanya masih keliling desa untuk memanfaatkan waktu istirahat malam untuk memotivasi membaca warga setempat. Jumat (16/10/2020).

Mereka juga menyasar ke Dusun Kedung Kandri dengan melewati jalan TMMD sepanjang 2,2 kilometer lebar 4-6 meter, yang membentang dari Dusun Karanganyar tembus ke Kedung Kandri.

Bagi masyarakat Kedung Kandri yang baru saja merdeka dari keterisoliran berkat adanya jalan TMMD itu, budaya membaca memang perlu motivator atau dorongan. Pasalnya, di Desa Kalinusu sendiri cukup kesulitan sinyal internet, apalagi di dusun yang sudah tak terisolir tersebut.

“Masih cukup banyak warga Dusun Kedung Kandri yang belum mempunyai HP android. Selain faktor ekonomi karena mayoritas penduduknya hanya sebagai petani, buruh tani, dan peternak, ya jelas karena jaringan internet sehingga sangat terbatas bagi mereka mengakses informasi perkembangan dunia luar,” ungkap Serda Sarwadi, salah satu Babinsa Koramil 12 Bantarkawung itu.

Menurutnya, selain televisi dan android, media cetak juga penting untuk mendapatkan informasi baik kesehatan, pendidikan, suhu politik, hiburan, peluang usaha, dan juga olahraga.

Mereka juga ingin agar warga Kedung Kandri juga tahu bahwa semangat mereka dalam membantu Satgas TMMD membangun jalan ke dusunnya, dimuat di media cetak lokal maupun nasional.

“Semoga dengan Inisiasi dalam menumbuhkan minat baca ini, kedepan SDM warga Dusun Kedung Kandri akan lebih meningkat dan anak-anak sekolah lebih bersemangat lagi menuntut ilmu sampai ke jenjang SLTA dan seterusnya, karena sampai saat ini masih banyak yang hanya lulus SLTP saja,” imbuhnya. (Aan)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.