Vaksinasi Covid-19 di Paluta, Sekda: Jangan Takut Divaksin

Paluta, Nusantaraterkini.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menayangkan Live Streaming mengenai Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Paluta yang berlangsung di Posko Utama Satgas Penanganan Covid-19, Jumat (5/2).

Dalam tayangan live streaming tersebut diketahui pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 perdana di Paluta akan digelar pada hari Selasa (9/2) mendatang. Hal tersebut sesuai dengan Surat Bupati Padang Lawas Utara No: 440/0711/2021 perihal Vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi perdana dilakukan kepada pejabat esensial Pemkab Paluta yakni Bupati, unsur Pimpinan DPRD, Sekda, Kajari Paluta, Pabung Kodim 0212, Kabag Ops Polres Tapsel, Kadis Kominfo, Kadis Kesehatan, Kakan Kemenag, dan Ketua MUI. Selanjutnya akan menyasar kepada tenaga kesehatan (Nakes) dan asisten tenaga kesehatan,

Vaksin yang saat ini disimpan di gudang farmasi Dinkes Paluta akan mulai didistribusikan ke RSUD Gunung Tua dan Puskesmas di setiap Kecamatan pada hari Rabu (10/2) dan Kamis (11/2) sesuai dengan data yang sudah tercantum dalam Satu Data Vaksinasi Indonesia.

Sekdakab Paluta, H. Burhan Harahap SH yang turus serta dalam kegiatan tersebut menyampaikan harapannya kepada masyarakat di Kabupaten Padang Lawas Utara agar tidak takut untuk divaksin.

“Karena vaksin Sinovac telah terbukti aman dan sudah mendapat fatwa halal dari MUI dan Izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” kata Sekda.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Paluta, Lairar Rusdi Nasution SSTP MM menyampaikan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Paluta akan terus melindungi dan menjaga masyarakat Padang Lawas Utara dari informasi palsu (hoax) Vaksinasi Covid-19.

“Kami berharap kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menanggapi berita yang tersebar di dunia maya,” ujarnya.

Turut serta dalam kegiatan Kadis Kesehatan dr. Sri Prihatin N. Harahap M.Kes. Pabung Paluta Kodim 0212/TS Mayor ARM Hasran Harahap, Wakapolsek Padang Bolak E. Tampubolon SH dan Kabid P2P Dinas Kesehatan dr. Afrida Henny. (AYH)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.