Undang-undang Perkawinan Tahun 1974, Dikupas Dalam Non Fisik TMMD Tegal

Tegal – Kegiatan non fisik TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal juga memberikan edukasi kepada warga sasarannya, Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, tentang Undang-undang Perkawinan Nomor I Tahun 1974, yang diberikan oleh Kantor Kemenag Kabupaten Tegal, di Balai Desa. Kamis (1/8/2019).

Disampaikan pemateri, Nasudi, keterlibatan pihaknya dalam pembangunan non fisik masyarakat di wilayah kerjanya dimaksudkan agar tercipta kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat.

Dikatakannya bahwa, pernikahan yang tidak diawasi, tidak menurut hukum masing-masing agama atau kepercayaannya, serta tercatat oleh petugas pencatat nikah adalah tidak sah menurut pasal 2 peraturan perundang-undangan yang berlaku tersebut.

“Berdasarkan pasal 1 UU Perkawinan tahun 1974, tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan YME, sehingga usia pernikahan sangat berpengaruh bagi kelangsungan sebuah rumah tangga,” terangnya.

Dikatakannya juga, usia yang ideal dari perkawinan sangat menentukan keharmonisan rumah tangga, sehingga untuk menekan pernikahan dibawah umur, masyarakat harus diberikan pengertian dan pemahaman tentang dampaknya.

“Dengan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat lebih sadar hukum, khususnya tentang kewenangan Pengadilan Agama dalam memproses pengajuan nikah maupun perceraian, yang dapat ditempuh melalui jalur pengadilan itu sendiri,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, Pengadilan dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dari satu apabila memang dikehendaki oleh pihak yang bersangkutan, maka wajib mengajukan permohonan kepada Pengadilan di daerah tempat tinggalnya. Catatannya merujuk pada pasal 1 apabila seorang isteri tidak dapat menjalankan kewajibannya, cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan serta tidak dapat melahirkan keturunan.

“Meskipun tenaga penyuluh lapangan di Kabupaten Tegal masih terbatas, namun upaya pembinaan terhadap masyarakat adalah kewajiban yang harus terus dilaksanakan, termasuk melalui non fisik TMMD,” pungkasnya. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.