Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Umbul-umbul Juga Dipasang di Tikungan Maut Gibod Petahunan Banyumas

Loading...

Banyumas – Tak hanya bambu dan ban bekas yang dipasang sebagai tanggul darurat pengaman para pengendara kendaraan bermotor khususnya roda dua di tikungan maut gibod, yaitu di turunan/tanjakan di wilayah Desa Cikawung berbatasan dengan Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, umbul-umbul juga dipasang.

Dijelaskan Serka Joko Arif Nugroho, Babinsa Semedo, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, pemasangan umbul-umbul dimaksudkan agar para wisatawan dari luar kota yang akan berkunjung ke sejumlah obyek wisata di Desa Wisata Petahunan, memperhatikan daerah di sekitar pemasangan umbul-umbul dan tanggul darurat tersebut.

“Pemasangan umbul-umbul juga untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan RI yang ke-75,” terangnya, Minggu (2/8/2020).

Joko berharap, pemasangan bambu, ban bekas, dan ornamen itu, akan mengurangi jumlah kecelakaan khususnya pengendara sepeda motor matic saat menuruni tanjakan gibod, sepulang dari Obyek Wisata Curug Nangga dan Bukit Watu Kumpul di Desa Petahunan.

“Ini adalah respon sosial atas kecelakaan yang kembali terjadi pada akhir bulan Juni 2020 lalu (29/7), di hari penutupan TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas di Desa Petahunan. Kecelakaan menimpa sepasang suami-istri dari Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, yang masuk ke jurang di tikungan gibod,” bebernya.

Dijelaskannya singkat, kecelakaan itu menyebabkan pengendara mengalami patah paha kaki kanan saat menabrak pohon sengon di kedalaman 5 meter, sedangkan istrinya fraktur tulang pinggul di kedalaman 7 meter.

Mereka ditolong oleh tukang ojek di pertigaan Desa Cikawung, dan pengendara kendaraan bermotor yang melintas, untuk dievakuasi ke RSUD Ajibarang.

“Kabar terbaru kedua korban dirujuk ke RS. Ortopedi di Purwokerto. Untuk korban meninggal dunia sudah belasan orang sejak Obyek Wisata Curug Nangga dan Watu Kumpul mulai tenar sekitar tahun 2015 lalu,” imbuhnya.

Menurutnya juga, upaya memajukan potensi wisata Curug Nangga, di Desa Petahunan melalui pembangunan jalan beton TMMD Reguler sepanjang 1,8 kilometer dan lebar 3,75 meter, perlu dibarengi upaya pengamanan jalan ke arah sana, yaitu di tikungan gibod.

Ditambahkannya, pihak Dishub Banyumas juga akan melakukan pemasangan road barrier beton di dua titik di tikungan gibod, yang direncanakan tanggal 3 Agustus 2020 ini.

“Barrier yang akan dipasang mempunyai ketinggian 80 centimeter dan lebarnya 1 meter. Untuk titik pemasangan, di tikungan atas sebanyak 13 buah, sementara tikungan bawah sebanyak 25 buah,” tandasnya. (Aan/Red)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.