Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Uang PKH Diembat, Kepala Desa Meradang : “Laporkan Saja Biar Gak Tuman”

Jember- Kepala Desa Ngampelrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jember Nasihudin atau biasa dipanggil Asik, menyatakan siap mendampingi warga penerima PKH melanjutkan laporan ke Polres, jika nanti hasil print out rekening ditemukan ada indikasi penyelewengan.Selasa,(10/11).

“Soalnya sementara mendengar dari masyarakat inginya dilaporkan saja biar gak tuman, ” kata Asik melalui sambungan telepon, usai mengantarkan sejumlah warga penerima bantuan uang Program Keluarga Harapan (PKH), yang beramai-ramai mendatangi Kantor BNI Tanggul untuk meminta print out rekening bank.

Permintaan print out ini, lanjutnya, guna memastikan jika uang bantuan PKH yang diterima selama ini jumlahnya sesuai atau justru sebaliknya, dengan data yang ada di rekening Bank.

Asik mengatakan, sejumlah warga penerima PKH kini mulai khawatir sejak ramai adanya laporan salah satu warga penerima PKH, bahwasanya telah ditemukan adanya jumlah uang di rekening miliknya ternyata jumlahnya tidak sama dengan uang yang diterima.Diduga uang tersebut telah diselewengkan oleh oknum petugas PKH.

“Salah satu warga penerima PKH melaporkan telah mengecek uang bantuan PKH miliknya di Bank, dengan melakukan permintaan print out, ” terang Asik.

Hasil print out menyebutkan, ada uang masuk sebesar 500 ribu di rekening, tapi nyatanya yang diterima hanya 100 ribu dan itupun masih dipotong 10 ribu dengan alasan yang tidak masuk akal.

Asik menambahkan, atas temuan ini, kini warga penerima PKH mulai khawatir dan was-was, uang bantuan pemerintah yang menjadi haknya juga ikut-ikutan diselewengkan.

Pasalnya selama ini mereka tidak mengambil secara langsung uangnya di Bank namun diterima melalui petugas PKH dan otomatis mereka tidak mengetahui pasti berapa jumlah uang PKH yang seharusnya mereka terima.

Usai melakukan print out Asik merencanakan, nantinya penerima PKH dikumpulkan dan dipanggil sesuai hasil print out masing-masing atas namanya kemudian dicocokan dengan uang yang telah mereka terima dari petugas PKH.

Jika kemudian jumlah uang di data print out dengan uang yang diterima cocok maka selesai masalah ini.Namun sebaliknya, jika tidak sesuai nanti akan menjadi catatan dan kalau warga tidak menerimakan, pihaknya siap membantu untuk menempuh laporan ke jalur hukum.

Menurutnya, hal ini sesuai janjinya kepada masyarakat untuk membantu warga penerima PKH, mengusut tuntas adanya dugaan penyelewengan uang bantuan PKH.

“Saya serahkan ke masyarakat, kalau menurut saya dijalani sesuai aturan, kalau memang melanggar, ” pungkasnya. (Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.