Tumbang Juga Trail KLX Dinas TNI Pemalang di Medan Berat TMMD

Pemalang – Akses menuju lokasi TMMD Reguler 104 Pemalang masih menjadi tantangan dalam mengeraskan Telford 805 meter lebar 2,5 meter, pemasangan bronjong kawat 48 meter, pembangunan Jembatan Limpas 20 x 3,5 meter dan talud sepanjang 164 meter.

Walaupun sudah berjalan 12 hari sejak dibuka H. Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah (26/2), dan dilakukan upaya pengurukan ekstra namun kondisi tanah yang masih sangat labil dengan tambahan hujan, banyak membuat armada pengangkut material TMMD selip dan terperosok dalam lumpur, pun dengan motor trail atau modifikasi offroad.

Rugi waktu, tenaga, kendaraan dan aktivitas jurnalistik mempublikasikan kegiatan jadi terganggu. Hal ini juga menimpa motor dinas trail jenis KLX Serda M. Rozi, salah satu anggota Tim Jurnalis Lapangan Kodim 0711 Pemalang, yang sehari-harinya mencari, menggali dan mendokumentasikan setiap pembangunan maupun aspek masyarakat.

Terlihat motornya sedang diperbaiki Syam (32) montir Rt. 04 Rw. 02 Dusun Kaliwadas Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh atau penduduk desa objek pembangunan. Sabtu (9/3/2019).

Dikatakan M. Rozy, “Jika motor mengalami gangguan di di hutan atau di jalan yang sedang dibangun ya terpaksa menuntun sampai ke bengkel terdekat kurang lebih 3 kilometer,” ucapnya.

Jadi inilah pembangunan yng dilakukan TNI dibantu segenap elemen serta masyarakat jamak. Semakin banyak hujan kendala seperti ini pasti terjadi. Untuk itulah tenaga masyarakat yang over sangat menentukan rampungnya program sebelum ditutup akhir Maret mendatang (27/3). (Tarjo Pendim Pemalang/Aan).

 

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.