Tukang Bakso Dibegal OTK Rp 3 juta Lenyap

NusantaraTerkini.Com, Papua – Pedagang bakso atas nama Sunari (48) warga Jalan Doremkay, di Merauke Papua yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang bakso tak menyangka akan ditimpa kejadian tak mengenakan.

Pasalnya, yang bersangkutan dibegal oleh orang tak dikenal (OTK) ketika berjualan di depan Kampus STIT pada, Jumat (27/7) sekitar pukul 02.00 Wit. Akibat kejadian itu, Sunari (48) babak belur dihajar pelaku serta kehilangan uang tunai Rp 3 juta.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/7) malam membenarkan kejadian tersebut.

Dikatkakan, Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung,SH saat dikonfirmasi melalui Kabag Ops, Komisaris Polisi Marthin Koagouw,SH membenarkan kejadian tersebut.

Pihak kepolisian juga sudah terima laporan polisi dengan nomor ;    LP/295/VII/2018/Papua/Res Merauke. Dan saat ini pelakunya masih dalam proses penyelidikan,” jelas Kamal dalam rilis tersebut.

Diceritakan, kejadian itu bermula ketika pukul 02.00 Wit korban yang telah usai berjualan bakso keliling, hendak pulang ke rumahnya di Jalan Doremkay atau tepatnya di belakang kampus STIT.

Sesampainya di Jalan Doremkay atau tepatnya di depan Kampus STIT, ada orang yang membeli baksonya. Namun, usai melayani pembeli tersebut, tiba-tiba pelaku yang tak dikenali itu langsung memukul kepala korban. Sehingga korban jatuh dan tak sadarkan diri.

“Jadi kejadiannya itu saat korban hendak pulang. Cuma ketika mau pulang ada pembeli dan kebetulan bakso yang korban jual masih ada,” ujarnya.

Menurutnya, akibat kejadian itu korban mengalami luka memar di kepala bagian belakang, luka robek dan memar di pipi kiri, pelipis mata kiri dan bengkak di dahi kanan.

“Selain itu juga, pelaku mengambil uang milik korban yang berada di dalam dompetnya senilai Rp. 3 juta,” katanya.

Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, guna menangkap pelaku pembegalan tukang bakso tersebut. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.