Truk Galian Tanah Kawasan Kemeri Gunakan Jembatan Tak Berizin

Kabupaten Tangerang NUSANTARA TERKINI.Com – Sebuah galian tanah yang berlokasi di desa Klebet, Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang menuai protes dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliung Cisadane (BBWSCC) dibawah Kementerian PUPR RI, pasalnya armada angkutan tanah tersebut merusak saluran Bangunan air atau saluran irigasi, karena melintasi saluran tersebut menggunakan jembatan kayu kelapa ,bukan jembatan permanen.

Pelaksana BBWSCC Agoes (40) Permana mengatakan, bahwa jembatan yang dilalui oleh armada jenis truk tranformer besar untuk mengangkut tanah jelas merusak saluran irigasi,Semestinya pihak pengusaha galian tanah membuat izin rekomtek di sertai dengan desain gambar yang nantinya akan di aktulisasi dengn pembangunan jembatan secara permanen.

“ini jembatan sepertinya masih di fungsikan jika dilihat dari bekas area jalannya ban – ban truk yang masih terihat membekas,”katanya saat di lokasi, (senin 25/01/2021).

Dia juga menjelaskan, bahwa pihak galian memang sudah menghubungi pihak BBWSCC untuk pembuatan rekomtek, namun hingga saat ini persyaratan pengajuan rekomtek tidak kunjung ada untuk diproses ke balai besar.

“kami berpesan kepada pihak terkait supaya tidak menggunakan jembatan sementara tersebut, karena berdampak akan merusak saluran, seperti material tanahnya masuk kedalam saluran, dan membuat ketahanan turap dilokasi saluran itu menjadi rapuh, “imbuh Agoes.

Senada, Mantri pengairan wilayah tersebut bernama Aman (42) menuturkan, bahwa galian tanah ini sudah di tutup oleh pihak satuan polisi pamong praja Kabupaten Tangerang, dan seperti dilihat sudah terpampang plang segelnya.

“Sayangnya, plang segel tersebut harusnya di pasang di tengah jalur jalan armada galian, bukannya disamping, sehingga jika plang tersebut ada di tengah jalur pastinya bisa mengganggu armada, “tegasnya.

Kemeri Senin 25 Januari 2021
NUSANTARA TERKINI.Com
Biro Tangerang Raya : Rohman

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.