TNI Sita 2 Pucuk Senjata Organik Dan Atribut Bintang Kejora Di Lany Jaya

NusantaraTerkini.Com, Papua – Dua pucuk senjata organik jenis M16 dan satu pucuk Revolver berhasil disita Satgas Pamrawan Kolaksops Rem 172/PWY-Yonif 756/WMS dalam penyergapan di sektor Tiom Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Senin (13/8).

Selain 1 Pucuk Jat M16 A1 dengan nomor seri SER SP 47787 (Made In Hartford.CONN, USA) dan 1 Pucuk senjata Pistol Revolver (tanpa nomor seri), Satgas juga mengamankan 13 butir munisi Kaliber 5,56, 7 butir munisi Kaliber 38 SPL,1 Magazen M16 A1, 1 buah tali sandang senapan serbu, 1 Sarung Pistol, 2 Tas pinggang, 1 buah Charger, 1 Parang, 1 buah Laser Point dan 7 Baterai Laser Point isi ulang serta beberapa dokumen dan atribut bintang kejora.

Delapan orang diduga anggota kelompok yang besebrangan dengan NKRI tersebut juga diamankan aparat.

Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi, S.E dalam keterangan tertulisnya mengatakan, penyergapan bermula dari laporan salah satu warga yang melapor ke pihak TNI di wilayah itu.

“Warga ini melaporkan tentang adanya aktifitas gerombolan bersenjata yang sering melakukan pencurian dan perampasan hasil kebun, penembakan babi dan perampasan ternak miliknya,” jelas Wakapendam.

Setelah mendalami informasi tersebut, Pos Tiom Satgas 756/WMS mulai menyiapkan rencana aksi dengan terlebih dulu melapor informasi tersebut kepada Danyonif 756/WMS Mayor Inf Arif Budi Situmeang. Pukul 02.00 WIT penyergapan honai di Kampung Kindoni Distrik Milimbo Kabupaten Lanny Jaya tersebut dilakukan.

“Penyergapan dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar tanpa mengeluarkan tembakan satu pun,” tambahnya.

Disampaikan, tindakan tersebut merupakan implementasi dari tugas pokok Satgas, yakni untuk melaksanakan pengamanan daerah rawan dan membantu pemerintah daerah untuk menjamin kelangsungan pembangunan.

Selain itu juga, sebagai bagian dari masyarakat, Satgas Pamrahwan memiliki kewajiban untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dengan menciptakan rasa aman bagi masyarakat. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.