Terbit : 8 Januari, 2020 - Jam : 20:21

TNI-Polri di Majalengka Gelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Cuaca Ekstrem

MAJALENGKA – Siaga penanggulangan bencana di Kabupaten Majalengka, personil TNI – Polri dan unsur dinas terkait disiapkan dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolres Majalengka, Rabu (08/01/2020).

Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf. Harry Subarkah secara langsung memimpin pelaksanaan apel dilanjutkan dengan mengecek pasukan didampingi Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, Ketua DPRD Majalengka, Kepala BPBD, dan Kasat Pol PP.

“Pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil dan perlengkapan serta menghimpun kekuatan TNI-Polri, BPBD, Basarnas dan instansi lainnya untuk turut serta berpartisipasi dalam upaya penanggulangan bencana,” Kata Dandim saat memberikan amanatnya.

Menurutnya, melihat perkembangan situasi nasional saat ini, banyak terjadi bencana alam yang menjadi perhatian publik akibat dampak perubahan cuaca yang menimbulkan permasalahan seperti dalam hal penanganan untuk mengungsi serta adanya korban jiwa atau rusaknya fasilitas publik dan rumah warga.

“Berdasarkan perkiraan cuaca bahwa wilayah Majalengka sudah memasuki musim hujan yang puncaknya diperkiraan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2020, sehingga perlu diwaspadai jika kondisi hujan lebat yang sertai angin kencang juga bencana tanah longsor,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menambahkan bahwa personil dari Polri – TNI dan wujud sinergitas melibatkan unsur dari pemerintahan seperti BPBD, personil Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga relawan.

“Kesiapsiagaan dalam apel gelar pasukan ini merupakan langkah proaktif untuk membantu masyarakat yang terkena bencana, sebagaimana tugas Polri melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, masyarakat dan lingkungan hidup dari gangguan ketertiban atau bencana termasuk memberikan bantuan dan pertolongan,” pungkasnya.

Dari pantauan, Kapolres Majalengka beserta instansi terkait melakukan pemeriksaan peralatan dan perlengkapan yang diperlukan seperti perahu karet, pelampung, helm, dayung, gergaji mesin, tambang, sekop, senter, sepatu boots hingga kendaraan khusus seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan mobil BPBD. (GW)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.