Tingkatkan Karakter Berbasis Islami, Bapemperda DPRD Provinsi Bengkulu Kunjungi Pondok Pesantren MU Al- Islamy Bandung

Bengkulu – Setelah selesai melakukan kegiatan studi banding Rancangan Perda inisiatif BAPEMPERDA Provinsi Bengkulu dengan Perda Provinsi Jawa Barat No.1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu langsung menggelar kunjungan ke Pondok Pesantren Mahasiswa Universal Al- Islamy Kota Bandung yang dikelola oleh Tatang Astarudin, pada Jumat pagi (27/1/2023).

“ Kunjungan kita ke Pesantren Mahasiswa Universal Al- Islamy ini,  tujuannya Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan melalui Karakter Berbasis Islami. sekaligus berdiskusi dengan pimpinannya tentang dampak Positif dan Efektivitas lahirnya Perda Provinsi Jawa Barat terhadap Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Pondok pesantren mahasiswa universal Al- Islamy ini sedikit unik dari pondok pesantren lainnya karena disini ada beberapa santri yang datang dari luar negeri, bahkan ada santri yang beda agama ikut belajar tentang Islam Universal sebagaimana diajarkan paradigma Islam Universal oleh Alm Gusdur,” Jelas Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH.

Bapemperda DPRD Provinsi Bengkulu Kunjungi Pondok Pesantren Mahasiswa Universal Al- Islamy Bandung

Politisi Hanura Provinsi Bengkulu ini menyebut, meskipun pondok pesantren Universal tersebut belum merasakan program-program penguatan dan pendampingan Pemprov Jawa Barat yang dilahirkan pasca adanya Perda Pondok Pesantren, namun Kyai Tatang yang pengasuh pondok pesantren ini dilibatkan dalam membahas dan merumuskan Perda Fasilitasi Penyelenggaraan Pondok Pesantren.

“Saya pribadi sangat terkesan dengan prinsip dan kurikulum serta nilai-nilai yang dikembangkan dalam pondok pesantren ini,” ujar Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH.

Sementara itu, terkait dengan prinsip dan kurikulumnya, Usin akan menyampaikannya di lain kesempatan dan akan di posting di akun Instagram pribadi miliknya.

“Mau tau 8 prinsip yang dikembangkan ? tunggu ya, akan saya bocorkan pada postingan lainnya,” Demikian Pungkas Usin.(adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

You cannot copy content of this page