Tiga Pria Kena Razia TNI Gara-Gara Bawa Ganja

NusantaraTerkini.com, Papua – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 121/MK kembali menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja pada saat melaksanakan sweeping.

Tiga pria masing-masing SK (24), EY (18), dan JS harus diproses sesuai hukum karena terjaring sweeping.

Awalnya, saat pelaksaan sweeping petugas menghentikan 2 unit sepeda motor yang dikenderai dan ditumpangi oleh 3 orang warga yang akan melintas dari Waris hendak menuju Arso, Kabupaten Keerom Papua.

Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap 3 warga dan barang bawaannya tersebut petugas menemukan 0,5 kg ganja siap edar maupun diap dikonsumsi yang dikemas dalam bungkusan-bungkusan plastik dan dalam 1 bungkus rokok yang ada di dalam noken warna biru milik SK (24) dan sebagian terdapat di dalam tas punggung warna abu-abu milik EY (18).

“Rekan mereka yakni JS, mengaku tidak mengetahui rekan yang diboncengnya membawa ganja. Menurut pengakuannya, yang bersangkutan hanya memberikan tumpangan dari Waris menuju Arso,” ujar Komandan Kompi B (Danki B) Satgas Yonif 121/MK Kapten Inf Hisar S. Sihombing dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/8).

Disampaikan, dari pengakuan SK dan EY ganja-ganja tersebut merupakan milik seseorang rekan mereka berdua yang berkewarganegaraan Papua Nugini atas nama Job yang bertemu di daerah Waris dan meminta mereka agar menjualkan ganja-ganja tersebut dengan iming-iming diberikan bagian dari hasil penjualan tersebut.

Setelah selesai melakukan pemeriksaan terhadap ketiga warga tersebut petugas langsung berkoordinasi dengan pihak Satnarkoba Polres Keerom dan menyerahkan ketiga warga tersebut beserta barang bukti ganja untuk menjalani proses lebih lanjut.

Sementara, Wakil Komandan Satgas Yonif 121/MK Mayor Inf Indra Rukmana mengatakan akan terus memantau pergerakan peredaran narkoba di daerah penugasan di wilayah Kabupaten Keerom dengan tujuan agar masyarakat terutama generasi muda tidak terjerumus di dalamnya.

“Kami Satgas Yonif 121/MK sebagai Pasukan Pengaman Perbatasan Negara akan terus memantau peredaran narkoba di wilayah penugasan kami di Kabupaten Keerom ini,” jelasnya. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.