Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Tiga Kali Masuk Penjara Tidak Kapok, Residivis Lumajang Dapat Bonus Timah Panas

Loading...

Lumajang, Jatim – Diinterogasi polisi untuk pengembangan kasusnya justru hendak kabur, Hadi Sutikno (40) pelaku tindak pidana pencurian di rumah Dewi Sholihati (40) Dusun Tabot Desa Bades Kecamatan Pasirian, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas tepat pada kakinya oleh petugas Reskrim Polsek Pasirian Kabupaten Lumajang.

Pria asal Dusun Kebondeli Utara Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang diketahui seorang ressidivis. Dalam catatan kepolisian pelaku pernah ditahan 3 kali. Kini Ia terbaring lemah di ruang perawatan RS Bhayangkara karena luka tembak yang dialaminya.

Sedangkan satu pelaku lainya bernama Efendi Pradana alias Pendik (30) alamat Dusun Kebonan Desa Selok Awar-Awar Kecamatan Pasirian, berhasil kabur dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, saat menggelar konferensi pers terkait tindak pidana ini, di RS Bhayangkara Lumajang pada Jumat siang (8/5) mengungkapkan, Polsek Pasirian pada Rabu kemarin telah mengamankan seorang laki-laki yang diduga telah melakukan tindak pidana percobaan pencurian dengan kekerasan.

“Atas kasus ini kedua pelaku dijerat pasal 53 (1) KUHP Jo 365 KUHP, dengan barang bukti yang telah disita petugas antara lain 1 bilah Senjata tajam jenis Pisau dan 1 buah Ketapel,” katanya.

Menurut Adewira, hasil interogasi awal terhadap pelaku, bahwasannya pelaku berencana hendak mengambil perhiasan emas milik korban. Untuk mematangkan aksinya, pelaku telah melakukan survey ke sasaran rumah korban sejak 3 hari sebelum aksinya yang gagal.

Para pelaku, Lanjut Dia, melakukan aksinya semula masuk kedalam rumah korban dengan cara menjebol pintu belakang atau dapur, namun ketika hendak masuk ke ruang tengah ternyata ada pintu teralis sehingga tidak bisa masuk.

“Akhirnya kedua pelaku keluar rumah tapi kemudian masuk lagi kedalam rumah korban, kali ini melalui depan dengan cara mencukil jendela rumah,” papar Adewira.

Ternyata, kata Adewira, saat itu aksi kedua pelaku diketahui oleh tetangga didepan rumah korban. Mengetahui ada orang yang tidak dikenal, selanjutnya Ia menghubungi Polsek Pasirian serta warga sekitar rumah, dengan tujuan bersama-sama untuk mengamankan pelaku tersebut,

“Warga pun berbondong-bondong mendatangi rumah korban dan menunggu pelaku yang saat itu masih berada di dalam rumah,” jelasnya.

Mengetahui ada warga didepan rumah korban, selanjutnya satu pelaku bernama Pendik keluar rumah dan kabur ke arah sawah yang lokasinya persis disamping rumah korban.

Sedangkan satu pelaku yang masih di dalam rumah korban yaitu Hadi Sutikno mencoba menakut-nakuti warga dengan mengacungkan sebilah pisau.

“Saat warga yang sedang mengepung lengah pelaku berusaha kabur, namun nasibnya tidak seberuntung rekan satunya yang berhasil lolos dari kepungan warga. Pelaku terjatuh dan ditangkap warga,” tambah Adewira.

Setelah menerima Laporan dari masyarakat selanjutnya petugas Polsek Pasirian mendatangi TKP dan setibanya di Lokasi Kejadian Pelaku sudah diamankan selanjutnya Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Pasirian.

Hasil pemeriksaan dan didukung adanya keterangan para saksi dan barang bukti, maka Pelaku patut diduga kuat melakukan tindak pidana percobaan pencurian dengan kekerasan.

“Usai dilakukan pengembangan terhadap tersangka pelaku berusaha menyerang petugas selanjutnya petugas kepolisian melakukan upaya tegas terukur dengan melumpuhkan dengan timah panas yang di arahkan ke kaki tersangka,” pungkasnya. (tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.