Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Terus Tambah Ban Bekas Untuk Pertebal Tanggul di Tikungan Maut Gibod Cikawung Banyumas

Loading...

Banyumas – Babinsa, Bhabinkamtibmas dan sejumlah warga masyarakat Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggalang ban bekas dari sejumlah tukang tambal ban dan penjual ban, di wilayah Pekuncen, untuk tanggul pengaman di tikungan maut gibod, di perbatasan antara Desa Cikawung dengan Semedo. Selasa (4/8/2020).

Serka Joko Arif Nugroho, Babinsa Semedo, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas menjelaskan, upaya tersebut untuk mempertebal pemasangan 38 meter road barrier beton setinggi 80 centimeter yang telah dipasang oleh Dishub Banyumas, di tikungan maut gibod.

“Dishub Banyumas telah memasang pembatas jalan dari beton sepanjang 13 meter di tikungan gibod atas, dan 25 meter di tikungan gibod bawah, untuk menahan pengendara dan kendaraan yang mengalami rem blong saat menuruni tanjakan ekstrim gibod, setelah mengunjungi sejumlah obyek wisata di Desa Wisata Petahunan,” ujarnya.

Dikatannya juga, selain itu ban bekas juga untuk mempertebal pembatas dari bambu yang telah dipasang sebelumnya oleh segenap unsur dua desa, yaitu Petahunan dan Cikawung, yakni masing-masing Babinsa, Bhabinkamtibmas, Banser, Pemuda Pancasila, Perangkat Desa, dan Pemuda Karang Taruna.

Menurutnya juga, aksi sosial itu untuk meminimalisir banyaknya kecelakaan yang mengakibatkan luka-luka, dan belasan korban jiwa sejak tahun 2018 lalu, dimana semuanya masuk jurang karena rem blong, dan mayoritas adalah pengendara motor matic yang kurang pengalaman terlalu lama menekan tuas rem saat menuruni tanjakan ekstrim tersebut.

“Ini juga respon terkait pembangunan infrastruktur berupa jalan beton TMMD Reguler Banyumas sepanjang 1,8 kilometer lebar 3,7 meter, dari Dukuh Semingkir ke Obyek Wisata Curug Nangga Petahunan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, dengan pengembangan air terjun tingkat tujuh itu, maka kedepan sangat jelas bahwa Desa Wisata Petahunan akan banyak dikunjungi wisatawan.

Untuk diketahui, selain Curug Nangga dan Lokawisata Bukit Watu Kumpul yang menjadi wisata andalan Desa Wisata Petahunan, juga ada sejumlah potensi wisata yang meliputi Curug Rinjing, Curug Pengantin, Tuk Pengasinan atau mata air asin, Makam Eyang Gusti Aji yaitu ulama penyebar agama islam di Banyumas, dan juga petilasan pertapaan Ki Ajar Wirangrong yang merupakan Brahmana sakti jaman kerajaan Pajajaran. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.