Ternyata Tiga Tahun Bengkulu Datangkan Sapi Asal Lampung

NusantaraTerkini.Com, – Tiga tahun berturut-turut Provinsi Bengkulu mendatangkan sapi asal daerah Lampung. Hal itu lantaran sapi lokal asal Bengkulu nyaris tidak ada lagi untuk memenuhi pasokan daging masyarakat Bengkulu. Padahal, hampir tiap tahun selalu ada program penggemukan yang dilakukan oleh dinas peternakan provinsi maupun Kota Bengkulu.

Tompel, karyawan Rumah Potong Hewan (RPH) di kawasan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu mengatakan, sapi asal Lampung didatangkan, karena sapi lokal Bengkulu tidak ada lagi, kalaupun ada diakui Tompel hanya sebatas dua atau tiga ekor saja.

“Kalau tidak kita datangkan dari Lampung dari mana kita bisa memenuhi kebutuhan permintaan daging warga Bengkulu. Apalagi sapi Lampung memang dagingnya lebih banyak dari pada sapi lokal. Hanya saja jangan sapi Lampung ini, mengendap di RPH sampai satu minggu maka beratnya akan susut.  Karena kita tidak bisa memberinya  pakan yang baik. Sebab, stok pakan di Bengkulu ini tidak ada, ” papar Tompel, Sabtu (7/4/18).

Sapi yang didatangkan tersebut, sambung Tompel, memiliki berat rata rata 400 kilogram hingga 600 Kilogram. Sedangkan sapi yang dipotong setiap hari di RPH tempat dirinya bekerja ini berkisar 7 ekor dalam satu hari dan selalu dipotong pada malam hari. “Kisaran harga 20 juta rupiah hingga 30 juta rupiah. Hitungannya itu 47 ribu per kilogram sapi hidup, ” sambungnya.

Baca Juga: Harga Daging Sapi Di Kota Bengkulu Meroket

Sementara itu, sejak sebulan ke belakang pembeli terbilang sepi, harga jual daging di pasaran saat ini sangat mahal dan sukar dijangkau oleh warga pada umumnya.

“Nanti saat ramadhan pasti harganya lebih mahal lagi pak. Sebab sapinya sapi luar semua. Tetapi kalau sapi lokal pasti harga jual daging bisa terjangkau oleh Warga karena daging sapi lokal itu lebih banyak walaupun kelihatannya kecil.  Estimasi susut karena kandungan airnya jauh lebih sedikit dari pada sapi Lampung ini pak. Mangkanya harga daging sekarang lebih mahal karena daging sapi dari Lampung susutnya banyak pak, ” demikian Tompel. (dk)

 

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You cannot copy content of this page