Terjerat Hukum, 2 Pelajar Rejang Lebong Tak Ikut UN

UN-Curup, NusantaraTerkini.com – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/Sederajat dilaksankan serentak pada senin (9/5) kemarin di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Dalam pelaksanaan UN ini terdapat 2 siswa yang terjerat kasus hukum tidak dapat mengikuti UN kerena dinyatakan gugur.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rejang Lebong (RL) Zakaria Efendi Spd MM. Dua pelajar tersebut merupakan 2 pelajar yang terkena kasus pembunuhan mahasiswa UNIB dan Pembunuhan dan pemerkosaan YY.

“Dua pelajar tersebut yaitu Ni (15) warga kecamatan Binduriang, tersangkah kasus pembunuhan Defrizal Mahasiswa Unib beberapa waktu yang lalu dikawasan Dusun Gardu, Desa Kepala Curup Kecamatan Bunduriang, serta S (16) warga Desa Kasie Kasubun Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) yang terlibat kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap YY(14) pada awal April lalu,” jelasnya.

Disampaikannya pihak Disdik RL dan pihak sekolah tidak akan melarang apabila kedua pelajar tersebut tidak ingin mengikuti UN, karena menurutnya untuk pelajar Ni memang orang tuanya, memutuskan anaknya untuk tidak diikutkan UN sedangkan S (16) dinyatakan gugur oleh pihak sekolah karena tidak mengikuti ujian sekolah awalnya.

“Kita tidak melarang kalau memang sudah keputusan orang tua, sedangkan untuk S menurut pihak sekolah karena pelajar ini awalnya memang tidak mengikuti ujian sekolah karena posisi sudah tertangkap dan dinyatakan gugur sebagai peserta UN. Jadi belum terdaftar sebagai peserta UN,” katanya.

Diketahui Berdasarkan data yang ada di Dinas Pendidikan Rejang Lebong untuk peserta UN tingkat SMP dan MTS yang berasal dari sekolah Negeri maupun Swasta dan termasuk dalam Daftar nominasi tetap (DNT) ada sebanyak 4.516 siswa yang terdiri dari 2.250 siswa dan 2.266 siswi, dari jumlah tersebut 2 diantaranya dipastikan tidak akan ikut UN lantaran terlibat kasus hukum.

Sedangkan untuk sekolah penyelenggara UN sebanyak 66 sekolah terdiri dari sekolah umum, dibawah naungan Diknas Rejang Lebong dan Kemenag Rejang Lebong, dimana dari jumlah itu terdapat 21 sekolah bergabung ke sekolah lainnya atau menginduk melakukan prosea ujian.

Sedangkan jumlah mata pelajaran yang diujikan pada tingkat SMP sebanyak 4 mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia dihari pertama, berikutnya Matematika, Bahasa Inggris dan dihari terakhir Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pelaksanaan UN sendiri setiap harinya dimulai pukul 07.30-09.30 WIB. (NU001)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.