Tergiur Dapat Untung Besar, Seorang Pengedar Sabu Ditangkap Sat Resnarkoba

Loading...

Aceh – Diawal tahun 2020, Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh berhasil mengungkap pemilik sekaligus pengedar narkotika jenis Sabu, di Komplek KPR Dephankam, Desa Mibo, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Resnarkoba Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK, Jumat (3/1/2020) mengatakan, pengungkapan diawal tahun ini dilakukan oleh Unit I Sat Resnarkoba.

“Tiga bungkusan plastik berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 1,16 gram dan satu buah timbangan digital berhasil disita dari MJ (31), di Komplek KPR Dephankam, Mibo, Banda Aceh 2 Januari 2020 kemarin,” ujar Kompol Boby.

Pada saat petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka, lanjut Boby, saat di lakukan penggeledahan badan dan di seputaran TKP di temukan barang bukti berupa tiga bungkusan plastik berisikan kristal warna putih yang di duga narkotika jenis sabu dengan berat lebih kurang 1,16 gram pada tersangka.

Dari keterangan tersangka MJ, ianya membeli Sabu tersebut diseputaran pinggir laut hari Sabtu sore (14/12/2019), Kota Lhokseumawe dari Pan yang telah ditetapkan DPO, dengan harga 1.380.000,- dengan tujuan untuk dijual kepada orang lain dengan harapan mendapat keuntungan lebih besar.

Selanjutnya petugas mengamankan pelaku beserta barang bukti di ruangan unit I Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Kesadaran dari warga melaporkan kepada Polisi khususnya Sat Resnatkoba Banda Aceh diwilayah tempat tinggalnya sudah sangat banyak, dan kami akan terus melakukan penyelidikan terhadap informasi dari warga,” kata Boby.

Tersangka MJ dijerat Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 114 ayat (1), UU.No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (Is)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang