Terdakwa Pencemaran Nama Baik Ketua DPRD Gunungsitoli Kembali Disidang

Nusantaraterkini.com, Gunungsitoli – Loozaro Zebua, terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Sumateta Utara kembali jalani sidang di Pengadilan Negeri Gunungsitoli dengan agenda mendengarkan keterangan Korban, Selasa (22/1).

Dijelaskan Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum bahwa perbuatan terdakwa sudah dimulai sejak tahun 2014, dan pada tahun 2016, 2017, 2018 sampai sekarang terdakwa terus menerus memposting status/ kalimat kalimat yang mangatakan Ijazah Ketua DPRD Kota Gunungsitoli diduga palsu. Akibat perbuatan terdakwa, Korban dan keluarga merasa dirugikan serta hilangnya kepercayaan kepada Korban sebagai Ketua DPRD Kota Gunungsitoli.

Informasi dihimpun wartawan, terdakwa sampai pertanggal 21 Januari 2019 masih terus memposting status yang diduga menghina ketua DPRD kota Gunungsitoli.

Menurut Penasehat Hukum Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Trimen V Harefa, SH., MH menyebut jika perbuatan terdakwa adalah Perbuatan yang berulang-ulang dilakukan serta narasinya tetap bernuansa menghina.

“Sudah beberapa kali di maafkan oleh klien kami namun tetap saja mengulangi perbuatannya, bahkan akhir-akhir ini postingan terdakwa menjurus kepada kampanye hitam, bermotif politik serta diduga ditunggangi oleh oknum eksekutif yang berkepentingan di Pemilu Legislatif 2019” Sebut Trimen kepada wartawan usai sidang.

Kata Trimen, tentu jika ini dibiarkan akan menjadi contoh yang tidak baik bagi masyarakat, setiap orang akan semakin bebas menyampaikan ujaran kebencian. Untuk itu, atas nama keadilan besar harapan kami Terdakwa di Tuntut dan divonis hukuman Maksimal oleh Jaksa Penuntut Umum serta Majelis Hakim, Kata Trimen Advokat Muda itu. (aza)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.