Terdakwa Korupsi Pembangunan Puskesmas Belitang Divonis 2 Tahun Penjara

Sekadau, Nusantaraterkini.com – Proses hukum dua terdakwa korupsi pembangunan Puskesmas Kecamatan Belitang.Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat  telah berakhir. Dua terdakwa Dedi Ismuyadi Patra ST dan  Mohammad Syaifullah telah divonis di Pengadilan Tipikor Pontianak. 

 Kedua terdakwa sudah  menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Pontianak pada tanggal 10 Desember 2020 lalu .Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Sekadau Cumondo Trisno  didampingi Kasi Pidsus Gede Wiraguna dan Kasi Intel Yuri Prasetia , pada  Senin(19/4/2021) 

” Kedua Terdakwa  telah dijatuhi vonis masing – masing 2 tahun penjara dan denda Rp. 50.000.000,- subsider 3 bulan penjara , perkara telah berkekuatan hukum tetap keduanya juga sudah dieksekusi 14 Januari 2021″ kata mantan Kajari Selayar tersebut.

Lebih lanjut dikatakan , disamping vonis 2 tahun penjara dalam putusan perkara Nomor 20/Pidsus/TPK /2020/PN PTK terdakwa Dedi Ismuyadi Patra ST diminta membayarkan uang pengganti sebesar Rp.1.400.000.000,- subsuder 10 bulan penjara. 

” Apabila uang pengganti tidak dikembalikan akan ditambah 10 bulan penjara ” tambahnya.

Dalam putusan perkara Nomor 21/Pudsus/TPK/2020/PN PTK terdakwa Mohammad Saifullah tidak diminta membayar uang pengganti.

Seperti diketahui sebelumnya , puskesmas Belitang mulai dibangun 16 Agustus 2016 dengan anggaran Rp 2,4 Milyar bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2016 .Namun pada 15 Desember 2017 roboh sebelum difungsikan, terkait hal ini Kejari Sekadau telah menetapkan dua tersangka pada 16/7/2019 lalu. (jr)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.