Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Tak Gunakan Materi Kampanye Sentimen, Tokoh Presidium Mukomuko Yakin Pilih Rohidin

Loading...

Bengkulu- Kampanye dialog dan silaturahmi keluarga pasangan R2 Rohidin-Rosjonsyah bergerak ke sejumlah wilayah di Kabupaten Mukomuko. Pernyataan dukungan pun disampaikan sejumlah tokoh, termasuk tokoh presidium Kabupaten Mukomuko, Azwardi.

Menurut Azwardi yang juga mantan Kades Lubuk Pinang itu, masyarakat sudah cerdas dalam memilih. Dirinya ogah menggunakan materi kampanye ‘sentimen’, namun bukti kinerja dan pengalaman serta gagasan berikut konsep-konsep yang membuat kemajuan Provinsi Bengkulu, merupakan materi tepat untuk meyakinkan dirinya dan masyarakat Mukomuko untuk memilih Rohidin-Rosjonsyah dalam Pilgub Bengkulu 2020.

“Kami menilai Rohidin sudah membuktikan dalam membangun. Konektivitas diperkuat, kolaborasi dengan pemkab dia jalin agar petani sejahtera dan komoditasnya menghasilkan panen yang bagus termasuk harganya. Ini konsep yang cerdas dan ada di Rohidin. Kami yakin pilih nomer 2,” kata Azwardi, Sabtu (03/10/2020).

Begitu juga dengan Linggarjati, tokoh Mukomuko berusia 66 tahun ini menjelaskan alasan memilih Rohidin karena adanya ‘political will’ dari kepemimpinan Rohidin yang membuktikan serius dan fokus pada program prioritas soal membuka konektivitas. Dia mencontohkan, rencana pembukaan ruas jalan baru yang menghubungkan Mukomuko dengan Provinsi Jambi melakui program TMMD berskala besar.

“Adanya political will dan benar-benar dilakukan. Saya kira kalau kemauan untuk membuka konektivitas itu semuanya mau, semuanya pingin. Tapi kemauan itu, yang bisa membuktikan upayanya, baru Rohidin. Ini harus berlanjut, dan dari political will ini tentu membuat komitmen masyarakat. Kami akan bergerak dengan cara beradab, untuk Rohidin-Rosjonsyah nomer 2,” terangnya.

Tokoh lainnya, Harmulyadi sesepuh Lubuk Pinang menceritakan dirinya terus bergerak secara mandiri untuk menguatkan dan meyakinkan sanak saudara dan keluarga tetap memilih Rohidin. Ia meyakini, cara tersebut akan efektif.

“Rohidin itu memang sudah menjadi bagian dari keluarga Mukomuko. Aman saja, kita berihtiar dengan cara elok, yakin sajo hasilnyo elok. Kito segalo bergerak, yakin Pilgub milih nomer duo, Rohidin lanjutkan,” tutur Harmulyadi yang juga menceritakan kedekatan ikatan Rohidin dengan masyarakat Bengkulu asal Suku Minang.

//Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Masuk Visi Misi R2

Kehadiran Rohidin di Mukomuko saat kunjungan kampanye dan silaturahmi, jadi pusat perhatian kaum ibu. Tak berebut swafoto, ibu-ibu di Mukomuko memberikan doa dan menyatakan dukungan agara Rohidin melanjutkan pembangunan Provinsi Bengkulu.

Saat pemaparan visi-misinya, Rohidin mengatakan program pemberdayaan perempuan akan diperkuat. Menurutnya, dari berbagai program yang telah diluncurkan untuk pemberdayaan ekonomi, kelompok perempuan di Bengkulu sangat produktif.

“Ada program Kelompok Usaha Bersama, dan ibu-ibu yang menjalankannya ini menjadi sangat produktif. UMKM juga seperti itu, kita bersyukur kaum perempuan di Provinsi Bengkulu sangat ulet, diberi pelatihan dan usahanya menjadi berkembang. Pemberdayaan perempuan termasuk perlindungannya, kita perkuat dan kita teruskan,” papar Rohidin saat di Mukomuko.

Dalam visi #BengkuluSejahtera, pasangan Rohidin-Rosjonsyah mencantumkan target mewujudkan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dengab kebijakan pembangunan yang adil serta akses yang mudah. Sedangkan poin Misi R2 pada urutan ke lima, menyebutkan Rohidin-Rosjonsyah memrogramkan penguatan pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak, serta kelompok disabilitas secara terpadu.

Pada kepemimpinan Rohidin, beberapa program pemberdayaan dan program pembangunan yang perspektif gender. Ekonomi perempuan, UMKM perempuan, hingga satgas perlindungan anak yang mayoritas dilakukan oleh kaum perempuan.

Pada 2018 lalu, Gubernur Rohidin Mersyah menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Penghargaan itu diberikan Presiden melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, karena Pemprov Bengkulu dinilai berhasil dalam mendukung pelaksanaan dan pengarusutamaan gender dalam kontek pembangunan, di daerahnya.

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.