Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Tahapan Pilkada diLanjutkan, KPU Labuhanbatu Lantik Panitia Pemungutan Suara (PPS)

Loading...

Labuhanbatu – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu melantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020.

Sebanyak 294 PPS di lantik Langsung Oleh Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi di Kantor KPU Jalan WR.Supratman, Padang Matinggi Rantau Prapat Senin (15/6/2020).

Dalam pidatonya ketua Wahyudi mengatakan Sejarah hari ini yang akan tergores dalam cerita Demokrasi di Indonesia. Sebab Pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 merupakan Keputusan Politik bersama antara KPU, Pemerintah, dan DPR-RI.

Putusan ini sebagai rangkaian kedewasaan Bangsa Indonesia dalam berdemokrasi. Dan menunjukkan pada Dunia bahwa kita siap untuk berdemokrasi dalam kondisi Pandemi seperti Negara lain.

16 Negara telah melaksanakan Pemilu ditahun 2020 ini walaupun ada 65 Negara yang menunda Pemilu 2020. Optimisme bersama khususnya Penyelenggara Pemilu menjadi penentu Kesuksesan Pilkada serentak ke – 4 ditengah Pandemi saat ini.

Dukungan penuh Pemerintah telah diberikan dengan memberikan Hibah APBN sebesar 4.768.653.968.000 Triliun sebagai Anggaran Kebutuhan Protokoler Kesehatan Covid 19. 9 Provinsi, 224 Kabupaten, 37 Kota akan melaksanakan Putaran Demokrasi dan Labuhanbatu satu diantaranya.

Pilkada di tengah Pandemi Menjadi Tantangan yang harus dihadapi dan tentunya harus dibarengi dengan ketertiban dan kedisiplinan diri kita dalam melaksanakan setiap tahapan untuk mematuhi protokoler Kesehatan Covid 19. Hal ini tidak bisa ditawar-tawar. Kedisiplinan kita merupakan kunci keselamatan kita dan orang lain.

“Gunakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun, gunakan Hand sanitizer ataupun sarung tangan, langsung mandi dan ganti baju saat kembali ke rumah dari bepergian, menjadi kewajiban kita dan mengajarkan kepada masyarakat Pemilih bahwa Keselamatan ditengah Pandemi ini menjadi tanggung jawab kita bersama” Ucap Wahyudi.

Hari ini New Normal atau tata kehidupan baru lanjut Yudi, menjadi kebutuhan untuk keselamatan kita bersama.

“Perlu diketahui bahwa Pemilu Pertama yang digelar pada tahun 1955 telah meninggal 67 orang penyelenggara Pemilu. Pemilu serentak Tahun 2019 telah meninggal 722 penyelenggara Pemilu. Pada rentan waktu 3  januari – 15 November 2019 yang didalamnya ada 85 orang meninggal pada tanggal 16-19 April  2019.Bapak/ Ibu, rekan-rekan PPS yang saya banggakan, Pilkada New Normal adalah Pilkada Old Normal yang dibarengi dengan Penerapan Protokoler Kesehatan Covid 19, itu sebabnya kedisiplinan harus tetap dijaga untuk menghindari jatuhnya korban dalam melaksanakan tugas” Harapnya.

Dalam kondisi apapun Pemilu dan Pemilihan harus tetap menjunjung tinggi Integritas.

“Kita adalah Malaikat Demokrasi yang tidak boleh salah dalam melaksanakan setiap tahapan. Tugas pertama PPS kedepan adalah melaksanakan Verifikasi Faktual terhadap Dukungan Bakal Calon  Perseorangan atau Independen. Kami minta seluruh PPS sebagai Verifikator untuk bekerja sesuai dengan Juknis yang diberikan. Tidak boleh bekerja atas inisiatif sendiri, ataupun permintaan orang lain. Semua Peserta Pemilu sama dimata Penyelenggara tidak boleh ada Perlakuan Khusus terhadap satu Pasangan Calon. Saling berkoordinasi dengan sesama PPS, PPK atau langsung ke KPU untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik dan benar. Berikutnya akan disusul dengan Pendataan Pemilih sampai dengan Pemungutan dan Perhitungan Suara.Tugas kita mengantarkan Pemimpin Daerah yang lahir dari proses demokrasi ditangan penyelenggara yang penuh Kejujuran dan berkeadilan.” Tegasnya

Pekerjaan kita diawasi oleh 300.000 lebih Pemilih. Dan Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa Sumpah dan janji kita disaksikanNya. Maka ayo kita bekerja berlandaskan Sumpah janji dan Profesionalitas kita. Yang lebih penting dari urusan politik adalah kemanusiaan. Semoga Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita, Keluarga Kita, dan masyarakat pemilih di Labuhanbatu.

Selamat Bekerja, Sukses Pilkada New Normal 2020.Tutupnya

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.