Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia Maju

Ternyata banyak Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia yang pintar dan cerdas, tetapi kalau masing masing berjalan sendiri-sendiri, tidak akan mencapai resultante pembangunan nasional yang optimal untuk program Pemerintah.

Sehingga perlu adanya Komunitas yang berbasis Profesi Dan Kompetensi, dengan bersinergi dari berbagai Sumber Daya Manusia dengan Kompetensi yang tinggi, akan menjadi dasar pelaku untuk Pembangunan Nasional.

SDM secara Nasional, masih tersebar di berbagai lapangan pekerjaan, termasuk di luar negeri, sebagai Diaspora dari berbagai negara, yang harus kita sinergikan dan kita berdayakan bersama untuk membangun NKRI.

SDM yang berkarakter sangat dibutuhkan dalam mengisi Periode Indonesia Maju, mendorong SDM Unggul.

Pendidikan Bela Negara dan Penerapannya sangat diperlukan bagi seluruh SDM Unggul, baik di tataran Desa maupun di berbagai tingkatan Wilayah Administrasi, dengan banyak penciptaan lapangan kerja yang penuh Kreasi dan Inovasi, juga dengan mengolah potensi Sumber Daya Alam Indonesia yang berlimpah.

Termasuk peningkatan potensi pelaku UMKM serta Koperasi yang perlu didorong dengan membantu berbagai Bidang Pelatihan dan pemasaran, sehingga Ekonomi Kerakyatan akan menjadi Sektor Unggulan bagi masyarakat.

Pentingnya Pendidikan secara Online, apalagi pada era Pandemi, yang menjadikan dimensi baru dalam menyikapi Pola Kehidupan di Masyarakat, juga pentingnya pendataan Potensi Investasi secara Nasional. Dengan membentuk karakter Pemuda Dan Pemudi , yang berbekal Entrepreneur menjadi Patriot Bangsa.

Sinergi antar Generasi dari SDM, perlu kesinambungan dalam melaksanakan Pemikiran serta implementasi sektor Pembangunan Nasional, untuk mencapai Kesejahteraan Rakyat.

Dengan pesatnya Kemajuan Teknologi, serta tingkat Kecerdasan Manusia Indonesia adalah Merupakan modal Utama dalam menciptakan SDM Unggul menuju Indonesia Maju dan mencapai Indonesia Emas di Tahun 2045.

Nawacita, Sembilan Agenda Prioritas :

  1.   Menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Negara, melalui politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya , dengan memberikan prioritas pada upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi  demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan.
  2.   Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
  3.   Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.
  4.   Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektar, program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di tahun 2019.
  5.   Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa bangsa Asia lainnya.
  6.   Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor sektor strategis ekonomi domestik.
  7.   Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran terbentuknya, nilai nilai patriotisme dan cinta tanah air, dalam semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia.
  8.   Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang ruang dialog antar warga.
  9.   Melanjutkan implementasi program strategis nasional Nawacita dan solusi berbagai isue strategis di bidang SDM,kelembagaan, Ekonomi, sosial dan budaya masyarakat.

Potensi yang dimiliki adalah luasnya cakupan wilayah nusantara Indonesia yang meliputi daratan Indonesia 1.92 juta km2 dan luasnya lautan 3.62 juta km2. Wilayah Indonesia terdiri 7 pulau besar dan sekitar 17 ribuan pulau pulau kecil. Jumlah penduduk Tahun 2019 mencapai lebih 250 juta jiwa, diprediksi tahun 2024 menjadi sekitar 275 juta jiwa. Masing masing Pulau besar Dan kecil, mempunyai keunggulan Sumber Daya Alam, dan Manusia yang menjadi potensi percepatan pembangunan prioritas nasional.

Sektor Infrastruktur sudah berjalan , yang selanjutnya diikuti dengan menciptakan SDM Unggul, untuk mengisi Pembangunan secara Nasional. Sehingga sektor Pertanian, Kelautan , Mineral serta Energi Terbarukan maupun energi nuklir, karbon baru, pengelolaan sampah menjadi prioritas untuk ditangani di samping sektor Kesehatan Rakyat.

Seperti Trilogi Pembangunan Nasional, untuk Pangan, Energi dan Maritim , menjadi dasar berpikir membangun Negara.

Nawacita adalah merupakan sembilan cita-cita yang harus dikawal dan diimplementasikan bersama baik Pemerintah maupun masyarakat secara bersama.

Melanjutkan Inpres No. 12 Tahun 2016 Tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, kita perlu mengevaluasi dan menganalisis dari berbagai langkah bersama yang dilaksanakan baik oleh Pemerintah maupun masyarakat secara independen.

Revolusi Mental bukan hanya slogan yang menjadi retorika belaka, tapi harus bisa menjadi pola pikir yang melekat bagi seluruh masyarakat dalam tindakan karena menyangkut moral dan etika. Sehingga diperlukan pengertian dasar yang menjadi landasan berupa materi penting yaitu adanya Mental Spiritual Bangsa.

Untuk mewujudkan dan menerapkan Program Revolusi Mental dalam berbagai aspek membutuhkan Sosok pemimpin yang menjadi panutan dalam segala sikap yang terkandung dalam semangat Bela Negara untuk kemakmuran Dan Kesejahteraan rakyat.

Sebagai sasaran harapan bagi bangsa adalah tercapainya Indonesia Emas setelah Seratus Tahun Indonesia Merdeka, yaitu pada Tahun 2045. Oleh karena itu perlu kita perhatikan keberhasilan Pembangunan nasional tahap pertama dengan Infrastruktur yang dilanjutkan tahap kedua dengan Pembangunan Sumber Daya Manusia.

Adapun sebagai basis data Pembangunan Nasional sangat diperlukan data dan teknologi Informasi Geospasial Indonesia. Selanjutnya dengan SDM Unggul, akan segera terwujud Indonesia Maju. Tetap Semangat dan Selalu Optimis, Kesejahteraan Rakyat akan tercapai. (LKN)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.