Suara Dentuman Dari Laut Kaur Resahkan Warga

NusantaraTerkini.Com, Kaur – Suara dentuman yang terjadi beberapa kali di daerah Kabupaten Kaur beberapa hari ini, ternyata telah membuat resah warga Kaur, suara dentuman itu diduga bersumber dari arah laut perairan kabupaten kaur.

Beberapa warga net banyak memosting bahwa mendengar suara dentuman dari arah laut, hingga beberapa warga kaur pun memutuskan untuk mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Media online Nusantara Terkini mencoba untuk meminta keterangan resmi dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Ujang Syafiri. Hasil konfirmasi dari BPBD Kaur menerangkan bahwa kondisi perairan di Kabupaten Kaur masih aman, akan tetapi memang kondisi gelombang tinggi dan tidak membahayakan warga yang tinggal di sekitar pantai.

“Kondisi di wilayah perairan kaur sampai saat ini masih aman, pihak Vulkanologi kemarin sempat merilis bahwa dentuman itu berasal dari Gunung Krakatau, akan tetapi saat ini rilis itu sudah dicabut kembali oleh badan vulkanologi, dan kami pastikan sampai saat ini kondisi tentang isu tsunami itu tidak ada, diharapkan warga masih tetap waspada”. Kata Kepala BPBD Kaur saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, rabu (26/12/2018).

Selain itu pihak Pos Angkatan Laut Linau Kabupaten Kaur, Lettu Laut ( T ) Dwi Yuli Haryanto menyampaikan bahwa kondisi perairan di kabupaten kaur untuk tujuh hari ke depan tidak menentu, dan belum ada rilis resmi dari BMKG tentang keterangan masalah dentuman itu.

“Belum ada rilis resmi dari BMKG tentang masalah dentuman ini, dan tujuh hari ke depan kondisi perairan belum menentu”. Kata Komandan Pos AL saat dikonfirmasi.

Sekda Kaur Himbau Warga Agar Tetap Waspada

Dentuman yang beberapa hari ini ternyata membuat keresahan di masyarakat Kabupaten Kaur, dikarenakan dentuman ini berbunyi sudah beberapa kali, dan membuat masyarakat kaur menjadi resah.

Beberapa diantara masyarakat sudah mengungsi ke rumah sanak saudara mereka yang berada di dataran lebih tinggi, diketahui kondisi air laut saat ini belum mengalami kejanggalan.

Saat dikonfirmasi dengan Sekretaris Daerah Kaur, Nandar Munadi, M.Si, menghimbau agar warga selalu waspada, kami pun dari pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Kaur akan selalu memantau kondisi perairan laut terkini.

“Kami himbau warga agar selalu waspada, saya menghimbau juga agar pihak BPBD Kabupaten Kaur untuk selalu memantau kondisi perairan laut yang rawan, dan diinformasikan kepada warga, diharapkan juga agar warga untuk melakukan ronda bersama secara bergantian untuk desa rawan bencana, seperti Desa Merpas dan Desa Pasar Lama”. Himbau Sekda Kaur, rabu (26/12/2018).

Selain itu pihak Kepala BPBD kaur, Ujang Syafiri, pun memberikan rilis resmi dari BMKG Provinsi Bengkulu, tentang informasi yang menyesatkan dan masuk dalam kategori info hoax.

“Rilis resmi sudah dikeluarkan oleh pihak BMKG Bengkulu, bahwa jangan percaya dengan informasi bahwa dihari ini tanggal 26 Desember akan terjadi tsunami, selain itu gempa bumi yang terjadi pun belum bisa diprediksi”. Kata Kepala BPBD Kaur.

(ynd)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.