STMIK Royal Kisaran Persiapkan Buka Program Studi Bisnis Digital

Nusantaraterkini.com | Asahan  – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Royal Kisaran mempersiapkan diri untuk bertransformasi menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Royal dengan membuka program studi baru yakni Bisnis Digital.

 

Salah satu upaya yang dilakukan dengan memperluas jaringan mitra kerjasamanya kali ini setelah melakukan studi banding dan melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Universitas Ford De Kock Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar) yang berlangsung pada tanggal 11-15 Oktober 2021 kemarin.

 

“Kegiatan yang berlangsung pada pada tanggal 11 sampai 15 Oktober 2021 lalu itu juga berkenaan dengan proses rencana Pembukaan Program Studi Bisnis Digital dan Perubahan STMIK Royal Kisaran menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Royal (IT&B Royal),” kata Ari Dermawan menjelaskan kegiatan tersebut saat berbincang bersama wartawan, Senin (18/10/2021).

 

Adapun yang berangkat dalam studi banding ke Universitas Ford De Kock Bukit Tinggi yaitu Rohminatin, M.Ak, Ari Dermawan, MH, Nurwati, M.Kom, Rolly Yesputra, M.Kom dan Jhonson E.H. M.Kom.

 

Rektor Universitas Ford De Kock Bukit Tinggi Dr. Evi Hasnita, S.Pd, Ns, M.Kes,menyambut kedatangan rombongan STMIK Royal Kisaran yang diwakilkan oleh Rohminatin, M.Ak selaku Wakil Ketua II.

 

Dalam kesempatan itu, penandatanganan MoU dan  tanya jawab seputar Universitas Ford De Kock yang mulanya STIKES  Ford De Kock menjadi Universitas, kemudian terkait program studinya yang sudah ada yaitu Bisnis Digital. Kemudian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata antar kampus.

 

Adapun tujuan kerja sama (MoU) yakni menambah keunggulan kompetitif bagi para pihak sesuai kompentensi unggulan masing-masing Universitas atau Sekolah Tinggi; berbagi informasi dalam rangka Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal Kisaran menambah informasi seputar  Prodi Bisnis Digital serta memperluas potensi kerja sama di bidang mobility staf pengajar dan materi ajar, konferensi dan penelitian multi disiplin dan  pengembangan kegiatan mahasiswa, serta pengabdian pada masyarakat.

 

Kemudian yang menjadi ruang lingkupnya kerjasama diantaranya para pihak bersedia untuk melakukan mobility staf pengajar dan materi ajar secara berkala untuk menambah wawasan dan penguasaan materi mahasiswa, khususnya di STMIK Royal Kisaran.

 

Para pihak bersedia untuk melakukan konferensi dan penelitian bersama serta mencari peluang hibah yang sesuai untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian masing-masing. Melakukan pengabdian masyarakat  untuk menerapkan bidang keahlian masing-masing sumber daya yang terlibat dan  mendukung pelaksanaan program, akan dibuat perjanjian secara khusus sebagai pedoman pelaksana. (Indra Lubis)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.