Sosialisasi KIE Keamanan Pangan Bagi Masyarakat Pelaku Usaha Makanan di Paluta

Paluta, Nusantaraterkini.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara (Dinkes Paluta) mengadakan Kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan di Aula Bappeda Paluta, Kamis (19/9). Kegiatan digelar untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha makanan agar dapat melindungi dirinya dari makanan yang tidak memenuhi ketentuan dan mengerti akan pentingnya keamanan pangan.

Peserta terdiri dari masyarakat pelaku industri rumah tangga pangan (IRTP) atau UMKM yang bergerak di bidang produk makanan (kuliner).

Acara dibuka Kadis Kesehatan Paluta dr Sri Prihatin Harahap diwakili oleh Kabid SDK M Umar Nasution. Sebagai Narasumber, Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten Paluta Fauziah Amini Lubis SE M.Si, Kasi Kesehatan pada Dinkes Paluta Riwandi Yusuf Siregar S.Farm, Apt dan Jhonni Saputra Siregar S.Kom yang merupakan penggiat dan pengguna media sosial.

Dalam arahannya, Kabid SDK Umar Nasution mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan mengingat keamanan pangan sangat penting bagi kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat sehingga diperlukan pengawasan makanan.

Sebab, kata Umar, di masa Pandemi seperti ini, ada dua hal pecepatan penanganan pandemi yang sama-sama harus dijaga, yang pertama adalah penerapan protokol kesehatan dan yang kedua adalah status gizi yang baik.

“Gizi yang baik itu tidak terlepas dari keamanan pangan yang kita konsumsi. Itu harus dipastikan. Pangan yang aman serta mempunyai nilai gizi yang baik karena itu menjadi satu landasan bagi tumbuhnya imunitas,” ujarnya.

Tambahnya, pengawasan makanan mesti dimulai dari tingkat individu dan keluarga, karena dengan mengkonsumsi pangan yang aman dan tepat maka dapat menghasilkan generasi yang cerdas dan sehat.

Untuk itu, Dinkes Paluta terus berupaya hadir untuk mengedukasi, baik berupa sosialisasi dan himbauan tentang penyelenggaraan keamanan sebagaimana diamanatkan dalam UU nomor 86 tahun 2019 tentang keamanan pangan.

“Harapan kami setelah acara ini peserta yang hadir diharapkan bisa memahami tentang keamanan pangan kemudian bisa menjadi kader-kader protokol kesehatan di masyarakat, kader-kader keamanan di masyarakat dan akhirnya bisa membuat masyarakat di sekelilingnya memahami tentang keamanan pangan sebagai salah satu langkah untuk percepatan penanganan Covid-19,” tandasnya.

Riwandi Yusuf Siregar S.Farm, Apt menjelaskan, keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.

Pada kesempatan itu, ia mengajak para peserta khususnya pelaku IRT/UMKM produk makanan diharapkan dapat selalu memperhatikan keamanan dan kelayakan pangan yang dihasilkan sehingga produk yang dijual layak konsumsi bagi masyarakat.

“Keamanan pangan harus diperhatikan dari berbagai sumber hayati, baik itu pertanian, perikanan atau perkebunan. Semua sumber pangan yang diolah maupun yang tidak diolah harus aman dari paparan bahan kimia,” sebutnya.

Narasumber lainnya, Fauziah Amini Lubis SE M.Si memaparkan tentang tata cara pengurusan izin usaha, sertifikasi, labelisasi dan hal lainnya untuk pengembangan produk industri.

Berbeda dengan narasumber lainnya, Jhonni Saputra Siregar S.Kom menjelaskan tentang pentingnya penggunaan technologi digital melalui berbagai aplikasi atau media sosial pada internet ataupun media iklan dan pemasaran lainnya sebagai langkah untuk meningkatkan pemasaran produk ke seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan tersebut terlihat ramai. Antusias para peserta terlihat dengan melalui banyaknya pertanyaan dan dialog dengan narasumber terkait peningkatan dan pemasaran produk. Kegiatan juga ditandai dengan penyerahan sertifikat Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) oleh Dinkes Paluta kepada perwakilan pelaku usaha. *(AYH)*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.