Terbit : 19 Juli, 2019 - Jam : 13:36

Songket Aceh Punya Nilai Jual Tinggi

Loading...

ACEH – Nusantaraterkini.com, Songket merupakan salah satu produk kerajinan andalan Aceh yang punya nilai jual tinggi. Pengrajin diminta harus lebih produktif dan kreatif sehingga produk yang dihasilkan menjadi lebih banyak dan tentunya lebih rapi.  Hal itu dikatakan Wakil Ketua Dekranasda Aceh Dyah Erti Idawati dalam kunjungannya melakukan Pembinaan dan Penilaian Gampong Binaan Kain Tenun Adat/Songket Aceh di Gampong Miruek Taman Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Jumat (19/07/2019) sore.

Menurutnya, songket saat ini sudah banyak diminati, bahkan oleh kaum muda. Termasuk dirinya sangat menyukai songket itu, tak jarang para tamu menanyakan songket yang ia pakai. Mereka lantas membeli songket untuk dijadikan buah tangan dari Aceh. 

Namun demikian, yang jadi kendala adalah dalam hal produksi kain songket itu sendiri, yang mana perajin tidak sanggup memenuhi permintaan pasar itu, hal ini istri Plt Gubernur Aceh karena produktivitas kita amat rendah, jadi perlu adanya regenerasi. Bagaimana kerajinan yang sudah dicap sebagai pekerjaan orang tua itu bisa menjadi suatu pekerjaan yang diminati oleh anak muda. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Aceh Besar, Taufik, mengatakan songket khas Aceh yang ada di Gampong Miruek Taman Kecamatan Darussalam ini sudah masuk dalam agenda pembinaan Dekranas Aceh, dan ini merupakan tahun kedua kita sudah mencoba membangkitkan kembali tenun yang memang dulu pernah jaya di Gampong Siem Kecamatan Darussalam.

Ia juga menyebutkan perajin dari Miruek Taman, akhir tahun lalu telah melakukan studi banding ke Palembang Sumatera Selatan. Di sana, kata Taufik, perajin binaan Dekranasda Aceh Besar itu banyak belajar dari perajin di sana, khususnya pada teknik menenun sehingga kualitas dan kerapian tenun menjadi lebih baik.

“Kita berharap ini akan terus berkembang dan juga dari Disperindagkop Aceh Besar bersama dekranasda sudah membantu pembangunan pondok, untuk kelompok pengrajin yang ada di gampong mireuek taman, gampong siem, dan gampong krueng kale, ini tiga kelompok merupakan binaan dekranas yang akan terus dilanjutkan pengembangannya.” pungkas Taufik. [Is]

Loading...
Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.