Silaturrahim dengan PWNU Bengkulu, Sirajuddin: ‘Rohidin Bangun Demokrasi Beradab’

Bengkulu, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Pilkada 2020 nomor urut 2, Rohidin-Rosjonsyah bersilaturrahmi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Bengkulu. Saat sowan di kantor PWNU Bengkulu, Rohidin menegaskan tujuannya adalah memohon restu, saran maupun masukan dari organisasi Islam terbesar itu.

“Sebagai organisasi besar, berkumpul senior muslim yang tentu saran dan masukan untuk membangun serta menghadapi Pilkada 2020 ini, kami perlukan, termasuk restunya,” ucap Rohidin, petahana gubernur yang kini maju dengan nomor urut 2, Senin (19-10-2020).

Dirinya menuturkan, silaturrahim ke NU jadi bahan issu yang kemudian dipelintir ke ranah dukungan saja. NU, kata Rohidin, lebih pada organisasi masyarakat yang membangun turut membangun dengan dakwah dan membangun peradababan bangsa. Imbuhnya, silaturahmi kandidat yang maju dalam Pilkada 2020, adalah hal biasa dan tak perlu dipelintir, karena sejatinya setiap pribadi-pribadi yang terlibat dalam organisasi juga memiliki hak untuk tahu visi misi kandidat, juga berhak untuk memilih sebagaimana hak warga negara.

“NU dan Muhammadiyah ini berdiri jauh sebelum negara ini merdeka. Jadi kalau soal Pilkada, tidak akan mudah untuk diseret-seret atau sikap organisasinya dipelintir. Saya sebagai calon dan juga sebagai putra daerah yang berniat membangun Provinsi Bengkulu dari infrastruktur, pendidikan dan SDM, butuh saran masukan serta peran dari dua organisasi besar ini,” papar Rohidin yang merupakan kader Muhammadiyah.

Sebelumnya, Ketua PWNU Bengkulu Zulkarnain Dali saat sambutan menceritakan silaturahmi calon sempat menjadi bahan isu yang dipelintir beberapa pihak. Menurutnya, NU adalah organisasi yang demokratis, dan menerima siapapun kandidat yang menjalin silaturahmi.

“Mungkin inilah bumbu-bumbu Pilkada. Menyatakan ini, dikutip itu,” kelakar Zulkarnain yang bercerita sebelum Rohidin-Rosjonsyah telah ada yang datang silaturahmi, dan tidak menutup kemungkinan kandidat lain.

Cawagub Bengkulu nomer urut 2, Rosjonsyah dalam silaturahmi itu secara terang-terangan meminta dukungan. Ini lantaran pasangan nomer 2, Rohidin-Rosjonsyah merupakan keterwakilan dari Muhammadiyah dan NU.

“Rohidin Muhammadiyah, saya NU. Terus terang, saya minta didukung dicoblos nomer 2,” ucap Rosjonsyah ‘blak-blakan’.

Mustasyar PWNU, Sirajuddin menanggapi bahwa Rohidin-Rosjonsyah adalah kombinasi yang pas. Pasangan nomer urut 2 itu dinilai saling melengkapi, dan dari pengalaman kinerja kepemimpinan, keduanya sudah membuktikan.

“Pasangan yang pas, cagubnya dengan carannya yang tentu kita semua paham, dan cawagubnya pak Rosjonsyah terang-terangan. Tetapi kita memahami bahwa Rohidin sebagai petahana dan juga cagub, ingin membangun demokrasi ini lebih beradab,” tanggap Sirajuddin yang juga Rektor IAIN Bengkulu itu.

Sirajuddin saat itu juga melaporkan progres peningkatan IAIN menjadi UIN. Dirinya mengapresiasi kolaborasi Rohidin untuk mengembangkan dna mendorong peningkatan instansi vertikal maupun institusi pendidikan. NU juga telah mendirikan Sekolah Tinggi yang akan segera mewisuda mahasiswanya. Dirinya juga berucap terimakasih atas dukungan Gubernur Rohidin, atas perhatian yang telah diberikan untuk Stiesnu dan juga IAIN yang ditargetkan segera terwujud menjadi UIN Fatmawati Soekarno.

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.