Sering Ngajar SD, Anggota Satgas TNI Dijuluki ‘Pak Guru Pos’

NusantaraTerkini.Com, Papua – Di wilayah Papua, kekurangan tenaga pendidik merupakan satu hal yang sudah biasa dan sangat sering dijumpai.

Seperti yang terjadi di SD N Inpres Nafri, Kampung Nafri, Distrik Abepura, Kota Jayapura yang memiliki murid sebanyak 140 anak, namun hanya memiliki 6 orang Guru pengajar.

Berangkat dari hal tersebut Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Pos Nafri berinisiatif untuk membantu menjadi Guru pengajar di SD N Inpres Nafri.

Dansatgas Yonif Para Raider 501 Kostrad
Letkol Inf. Eko Antoni Chandra
mengungkapkan, kekurangan tenaga pendidik tidak bisa dianggap sebagai masalah biasa.

Masalah tersebut apabila tidak ditindaklanjuti akan berdampak serius bagi para calon generasi penerus Bangsa.

“Seperti apa wajah Negara Republik Indonesia di masa depan sangat bergantung kepada mereka yang saat ini sedang duduk di bangku Sekolah Dasar”, tutur Dansatgas, Rabu (8/8).

Setiap harinya, beberapa personel Pos Nafri berkunjung ke SDN Inpres Nafri untuk mengisi jam-jam pelajaran yang kosong.

Mata pelajaran yang diberikan pun bermacam macam, mulai dari pelajaran Matematika, Kewarganegaraan, sampai dengan Wawasan Kebangsaan disesuaikan dengan guru mata pelajaran apa yang tidak ada pada hari itu.

Kedekatan personel Satgas dengan para murid ini membuat sebuah julukan khusus untuk personel Satgas, yaitu “Pak Guru Pos”.

“Sejak awal sebelum berangkat melaksanakan penugasan di Papua, personel tiap Pos telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan tentang cara/tekhnik mengajar untuk tingkat SD dan SMP. Sehingga personel Pos yang telah ditunjuk untuk mengajar adalah orang orang yang sudah paham bagaimana caranya mengajar,” ujar Dansatgas lagi.

Hal positif ini juga diapresiasi Kepala Sekolah SDN Inpres Nafri, Margaretha Paelo, S.Pd.

Margaretha mengatakan, kekurangan guru pengajar di sekolahnya disebabkan karena banyaknya sekolah yang juga mengalami kekurangan guru pengajar, sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut satu orang guru harus mengajar lebih dari satu Sekolah.

Pihaknya sangat senang melihat cara Satgas mengajar murid-muridnya karena dinilai sangat efektif mengusir kebosanan para murid dalam belajar.

“Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad akan terus berupaya membantu program Pemerintah dalam mencerdaskan generasi penerus Bangsa. Kami berharap, apa yang diajarkan kepada para murid bisa bermanfaat bagi mereka.

Masa Sekolah Dasar adalah waktu yang tepat untuk menanamkan pengetahuan tentang Ideologi Negara dan Wawasan Kebangsaan. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa nanti, mereka tidak akan lupa dengan Bangsanya dan tanah tumpah darahnya, yaitu Indonesia,” tutup Dansatgas. (FN / Papen YPR 501).

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.