Seorang Warga Di Nanga Mahap Meninggal Akibat Gigitan Anjing

Nusantatarterkini.com, Sekadau- Seorang warga kecamatan Nanga Mahap dari Desa Tembaga Kabupaten Sekadau , Kalimantan Barat  berjenis kelamin laki – laki 15 tahun meninggal dunia di ruang ICU RSUD . Sekadau  akibat gigitan anjing   beberapa waktu lalu.

Kepastian meninggalnya pasien  suspect rabies dibenarkan  pihak RSUD Sekadau  saat dikonfirmasi  , adanya pasien suspect rabies menjalani perawatan.

” Benar  pasien masuk pada tgl 15/2 suspect rabies dari kecamatan Nanga Mahap dirawat di ruang ICU namun tidak tertolong  , kemarin meninggal dunia  ” tutur dr. Ketut Widhiarta Plt.Dirut RSUD pada Kamis (18/2/2021) di Sekadau.

Pasien suspect rabies tersebut merupakan rujukan dari Puskesmas Nanga Mahap  , pihak puskesmas membenarkan pasien sempat menjalani perawatan selama satu hari , sebelum dirujuk ke RSUD Sekadau.

” Pasien datang ke UGD Puskesmas tanggal 14/2 , dengan keluhan nyeri ulu hati sudah 5 hari , disertai mual dan nyeri tenggorokan saat menelan  , langsung dilakukan penanganan medis  ,  tutur Aripudin Plt.Kepala Puskesmas Nanga Mahap .

Berdasarkan keterangannya , saat menjalani  perawatan  kondisi pasien gelisah dan bicara melantur , berdasarkan hasil  pemeriksaan dokter jaga puskesmas ditemukan riwayat digigit anjing sekitar 4 bulan lalu.

” Saat digigit anjing  pasien tidak melakukan pemeriksaan dan perawatan ke puskesmas atau petugas kesehatan dan tidak ada laporan  kasus gigitan anjing ke petugas kesehatan setempat dan puskesmas ” tutupnya .(jr)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.