Sempat Viral, Akhirnya Pemerintah Aceh Besar Bangun Rumah Untuk Dabit

Loading...

Aceh Besar – Setelah sempat viral di media sosial facebook dan group whatsapp di Kabupaten Aceh Besar beberapa waktu lalu, Nenek Dabit (60) salah seorang warga Fakir Uzur yang hidup sebatang kara dan sempat tinggal di bekas pos jaga di Gampong Kaye Kunyet, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Penyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Baitul Mal langsung membantu pembangunan rumah dhuafa kepada nenek Dabit yang bekerjasama dengan Dandim 0101/BS dan juga Pemerintahan gampong setempat.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Dabit tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali didampingi Forkompimda, turut hadir juga Kepala Baitul Mal Aceh Besar Zamri A Rafar

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali menyampaikan pembangunan rumah Nenek Dabit ini dibangun dengan skema pembiayaan dari Baitul Mal Kabupaten Aceh melalui program pembanguna rumah Dhuafa, dan bekerjasama dengan Dandim 0101/BS sebagai pelaksananya.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat dan media yang telah memberitakan berita yang seperti ini. Mawardi mengaku tidak mungkin pemerintah daerah dapat menjangkau semua informasi dari 604 Gampong yang di Kabupaten Aceh Besar. Ia juga berharap kepada Camat dan Pemerintah Gampong agar terus berkoordinasi apabila ada kejadian serupa kedepan.

“Kepada Pemerintah Gampong dan Camat seandainya, ada kejadian serupa didaerahnya untuk segera melaporkan ke Bupati supaya cepat diketahui, memang ada masalah atau kehidupan yang tidak layak bagi warganya, mudah-mudahan dapat menjadi pelajaran bagi kita,” pintanya.

Mawardi Meambahkan, pemerintah sangat berkomitment supaya rakyatnya hidup sejahtera, apabila ada yang musibah cepat terbantu, salah satunya nenek dabit yang sudah sempat viral.

Sementara itu, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, S.I.P, selaku pelaksana pembangunan rumah Dabit di Gampong Kaye Kunyet ini ditargetkan selesai akhir Oktober, sesuai dengan arahan Bapak Bupati agar segera dilakukan peusjiuk(menepung tawari-Red) dan peletakan batu pertama pembangunannya dan besok langsung bekerja untuk pembangunannya.

“Insya Allah di Bulan Oktober ini harus selesai, selain menjelang HUT TNI ini ada kegiatan kerja bakti, jadi dengan kegiatan pembangunan rumah Dhuafa untuk nenek dabit ini sudah match dalam melaksanakan kegiatan ini untuk mengatasi kesulitan rakyat. Anggota yang kerjanya juga tidak diliburkan meskipun hari minggu, dan setelah pembangunan selesai baru diliburkan anggotanya,” ujar Dandim 0101/BS.

Sementara itu Kepala Baitul Mal Aceh Besar Zamri A Rafar mengatakan, rumah Dabit di Gampong Kaye Kunyet ini dibangun Rumah Tipe 36 sesuai dengan program dari Baitul Mal untuk pembangunan rumah Dhuafa yang alokasikan setiap tahunnya sebanyak 2 unit disetiap Kecamatan.

“Saya telah meminta kepada tim untuk memverifikasi proposal yang sudah masuk, jadi kita prioritas kepada keluarga miskin dan keluarga yang lebih dari 2 atau 3 KK satu rumah di utamakan, apalagi Dabit ini yang tidak punya rumah dan darurat sudah menjadi prioritas dan mendesak yang harus diutamakan dari pada keluarga miskin lainnya,” pungkasnya. [Is]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.